Memenangkan persaingan dengan kompetitor di zaman sekarang bukan hal mudah. Apalagi kalau Anda tidak memiliki strategi bisnis yang baik. Nah, salah satu strategi ampuh yang bisa Anda coba adalah SWOT Analysis.

SWOT adalah teknik mengevaluasi aspek internal dan eksternal bisnis. Dengan SWOT, Anda bisa menciptakan strategi bisnis yang tepat sesuai aspek terbaik yang Anda miliki.

Nah, karena mudah diterapkan dan cocok untuk segala jenis bisnis, di artikel ini kami akan mengajak Anda belajar tentang SWOT. Mulai dari pengertian, manfaat, cara melakukannya, hingga contoh SWOT Analysis.

Terdengar menarik, kan? Yuk, mulai!

Apa itu SWOT Analysis?

Tips Memanfaatkan Analisis SWOT untuk Bisnis Online Anda [Edisi 2021]

SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).  

Nah, SWOT Analysis adalah teknik menganalisis bisnis dari keempat aspek tersebut. Nantinya, Anda akan mendapat gambaran potensi bisnis Anda dan strategi untuk mengoptimalkannya. 

Lebih jauh, keempat aspek SWOT dapat dibagi menjadi faktor internal dan external.

Faktor internal adalah aspek SWOT yang bisa Anda kendalikan, yaitu Strength dan Weakness. Dengan analisis faktor internal SWOT, Anda bisa memaksimalkan potensi bisnis agar dapat berjalan lebih efisien.

Sedangkan, faktor external adalah aspek SWOT yang tidak bisa Anda kendalikan, yaitu  Opportunities dan Threats. Anda dapat memanfaatkan faktor external yang menguntungkan dan menghindari yang merugikan.

Dengan analisis yang tepat, Anda dapat menyusun strategi terbaik untuk memenangkan persaingan dengan kompetitor sesuai target pasar yang dituju. 

Aspek SWOT Analysis

Berikut ini merupakan penjelasan lengkap mengenai empat aspek SWOT Analysis:

1. Strengths (Kekuatan)

Strengths merupakan hal-hal positif dari bisnis yang sudah Anda miliki, dan potensial untuk membuat bisnis berkembang lebih baik.

Strength ini bisa berupa keunikan produk Anda dibanding kompetitor, atau etos kerja karyawan yang baik untuk terus menciptakan produk unggulan.

Supaya lebih jelas, berikut beberapa contoh Strengths pada bisnis:

  • Mempunyai website sebagai toko online yang mampu melayani pembeli 24 jam dari seluruh Indonesia.
  • Memiliki karyawan yang mampu mengerjakan tugas dengan baik dan penuh dengan ide kreatif.
  • Menjalankan content marketing melalui blog yang dapat membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan brand awareness.
  • Menjalankan Social Media Marketing dengan engagement yang tinggi sehingga mampu membuat konsumen loyal.
  • Bebas dari hutang sehingga pemasukkan sepenuhnya bisa digunakan untuk keperluan bisnis.  

2. Weaknesses (Kelemahan)

Weakness adalah hal yang menghambat bisnis berjalan dengan optimal. Inilah semua hal yang sebaiknya segera dihilangkan dari bisnis Anda. Bisa dari pegawai yang kurang baik hingga prosedur bisnis yang belum optimal

Berikut ini beberapa contoh Weakness dalam SWOT Analysis:

  • Website lambat dibuka sehingga berakibat calon konsumen tidak jadi  membeli produk. 
  • Brand awareness yang lemah sehingga sulit mendapatkan kepercayaan pelanggan.
  • Pegawai yang sering keluar masuk perusahaan sehingga produktivitas bisnis tidak maksimal. 
  • Media sosial yang jarang update sehingga followers sulit bertambah.  

3. Opportunities (Peluang)

Melihat potensi bisnis yang baik itu penting, tapi membaca Opportunities atau peluang yang tersedia juga harus dilakukan. Aspek SWOT ini meliputi semua hal yang berefek positif dalam mendukung bisnis Anda maju. 

Menariknya, opportunities bisa datang dari mana saja. Mulai dari pasar, kompetitor, hingga teknologi.

Beberapa contoh Opportunities pada SWOT Analysis adalah sebagai berikut:

  • Pasar yang masih minim kompetisi sehingga kesempatan mendapatkan pelanggan lebih besar.
  • Ada beberapa event yang relevan dengan bisnis sehingga bisa menjadi sarana promosi.
  • Mengenal beberapa influencer untuk meningkatkan brand awareness bisnis melalui media sosial.
  • Upaya SEO di website mulai berjalan baik sehingga berpeluang menjadi peringkat atas Google dan menjaring lebih banyak calon pembeli.

4. Threats (Ancaman)

Aspek terakhir dari SWOT adalah Threats, yaitu semua hal yang berpotensi merugikan bisnis Anda. Threats juga bisa datang dari pasar, kompetitor, hingga teknologi.

Agar mendapat gambaran, berikut beberapa contoh Threats pada bisnis:

  • Tren pasar yang berubah sehingga berdampak pada hasil penjualan produk.
  • Munculnya pesaing baru yang bisa saja menarik konsumen yang sudah dimiliki.
  • Ada kendala pada supplier yang bisa mengakibatkan stok produk menipis sehingga tidak bisa berjualan dengan baik.
  • Website diserang hacker sehingga website tidak bisa untuk transaksi dan konsumen enggan membeli terkait reputasi. 

Manfaat SWOT Analysis

Anda sudah tahu aspek SWOT analysis. Lalu, apa manfaat SWOT Analysis pada bisnis Anda?

  • Mengetahui kondisi faktor internal dan external bisnis Anda dengan lebih jelas. Jadi, Anda bisa tahu langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnis dan menghadapi berbagai tantangannya.
  • Membantu menemukan prioritas bisnis yang harus Anda jadikan fokus. Dengan begitu, Anda tak akan menghabiskan waktu dan tenaga pada hal-hal yang kurang penting.
  • Membantu mengoptimalkan sumber daya yang Anda miliki. Baik dari sisi aset, pegawai, dan lainnya.
  • Memberikan gambaran tentang kondisi dan peluang pasar yang bisa dimanfaatkan. Jadi, Anda tak kelewatan tren dan bisa memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan pasar.
  • Membantu menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman bisnis. Alhasil, Anda akan lebih siap saat ancaman itu benar-benar datang.

Cara Melakukan SWOT Analysis

ilustrasi cara melakukan swot analysis

Cara melakukan SWOT Analysis tidak sulit, kok. Anda bisa melakukannya hanya dengan lima langkah saja!

Pertama, Anda tentukan dulu tujuan Anda membuat SWOT. Misalnya, membuat strategi baru untuk menjangkau konsumen di platform tertentu, untuk membuka cabang di kota baru, dan sebagainya.

Kedua, Anda buat tabel 2×2 pada medium pilihan Anda. Misalnya, Microsoft Word, papan tulis, atau buku. 

Ketiga, berikan nama pada masing-masing kotak di tabel dengan pembagian sebagai berikut: kiri atas Strength, kanan atas Weakness, kiri bawah Opportunities, dan kanan bawah adalah Threats. 

Keempat,  Anda catat kondisi bisnis sesuai aspek SWOT di atas pada tabel tersebut. Sebaiknya, Anda urutkan dari poin terpenting yang paling berpengaruh pada bisnis.

Nah, untuk memudahkan Anda mengisi tabelnya, kami berikan beberapa contoh daftar pertanyaan yang bisa Anda jawab:

Strength:
1. Aset apa saja yang Anda miliki?
2. Apa kelebihan Anda yang tidak dimiliki kompetitor?
3. Apa hal yang disukai konsumen pada produk atau bisnis Anda secara keseluruhan?
4. Apa kelebihan dari pegawai Anda?
Weakness:

1. Apa hal yang tidak Anda miliki, tapi kompetitor memilikinya?
2. Apa komplain yang sering dikatakan konsumen Anda?
3. Apa alasannya konsumen membatalkan pesanannya?
4. Apakah ada masalah di antara pegawai Anda?

Opportunities:

1. Apakah tren pasar cenderung meningkat?
2. Apakah ada strategi pemasaran yang bisa Anda coba?
3. Apa saja event yang bisa Anda ikuti sebagai sarana promosi?
4. Dalam waktu dekat, apakah ada kebijakan pemerintah yang berefek positif pada bisnis Anda?

Threat:1. Apakah perubahan pasar berefek negatif pada Anda?
2. Apakah ada kompetitor baru?
3. Apakah website sudah menggunakan hosting yang aman?
4. Apakah akan muncul kebijakan pemerintah baru yang berefek negatif pada bisnis Anda?

Terakhir, setelah semua kotak terisi, Anda harus melakukan analisis pada setiap aspeknya. Lalu, ambil kesimpulan berdasarkan analisis tersebut. Nah, kesimpulan itulah yang bisa dijadikan strategi bisnis Anda selanjutnya.

Contoh SWOT Analysis

Berikut ini adalah contoh analisis SWOT bisnis online yang bisa Anda jadikan inspirasi. 

Katakanlah seorang pebisnis bernama Nia berjualan salad buah buatannya sendiri di Instagram. SWOT Analysis yang bisa ia lakukan adalah sebagai berikut:

Strength:1. Harga lebih murah dibanding kompetitor. Selisih hingga 15 ribu rupiah untuk ukuran yang sama dengan kompetitor terbesar.2. Gratis ongkir ke seluruh kota. Weakness:
1. Jumlah order cenderung sama setiap bulannya. Sekitar 60 order.2. Masih banyak calon konsumen yang takut tertipu. Tercatat rata-rata 10 calon konsumen yang sudah memesan, tapi tidak jadi beli.
Opportunities:
1. Membuat website sebagai toko online. Selain bisa menarik 81% konsumen baru dari Google, 84% konsumen juga lebih percaya dengan website.2. Menerapkan Digital Marketing pada Instagram dan website yang akan dibuat.
Threat:

1. Persaingan cukup ketat. Di satu kota saja, ada 15 penjual salad buah online. Tiga diantaranya adalah pemain raksasa yang membuka dua cabang. 2. Dana terbatas. Nia hanya mengambil margin 3 ribu per order. Bahkan, bila tempatnya jauh, Nia hanya dapat untung 2 ribu saja.

Dari contoh SWOT analysis di atas, penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Strength — Kekuatan utama dari bisnis salad Nia adalah harganya yang jauh lebih murah dibanding kompetitor. Alasannya, Nia masih seorang diri mengurus bisnisnya dari rumah, sehingga tak perlu membayar gaji pegawai dan operasional.
  • Weakness — Sayangnya walaupun harganya murah, tapi jumlah pembeli tidak meningkat setiap bulannya. Bahkan, kadang juga menurun. Alasannya, karena usaha pemasaran Nia masih belum optimal dan calon konsumen masih ragu untuk membeli.
  • Opportunities — Untungnya, Nia bisa memperluas jangkauan pasarnya menggunakan website. Kombinasi pemasaran melalui Instagram dan website berpotensi meningkatkan penjualannya dengan drastis. Selain itu, website juga membuat bisnis Nia lebih terpercaya.
  • Threat — Persaingan bisnis salad di Instagram cukup ketat. Tak hanya dari sesama bisnis rumahan, tapi juga ada pemain besar yang mempunyai banyak cabang.

Dengan begitu, strategi yang perlu Nia lakukan untuk bisnis online-nya adalah:

  • Membuat website sebagai toko online. Dengan budget yang dimiliki, Nia akan memilih layanan hosting yang ruang penyimpanannya (storage) cukup, tapi harganya tidak lebih dari Rp50 ribu per bulan.   
  • Mulai menerapkan digital marketing di Instagram dan website-nya lalu melanjutkan dengan membuat Google Bisnisku, dan memanfaatkan WhatsApp Bisnis.

Itulah contoh singkat memanfaatkan analisis SWOT pada bisnis online. Tak terlalu sulit, bukan?

Baca juga: Berapa Biaya untuk Membangun Toko Online? Murah Kok! Ini Buktinya..

Kelebihan SWOT Analysis

ilustrasi kelebihan swot analysis

Dari penjelasan di atas, Anda tentu sudah dapat mengetahui bahwa kelebihan SWOT Analysis adalah:

1. Mudah Diterapkan

SWOT Analysis tak mengharuskan Anda mempunyai keahlian khusus. Seperti yang Anda lihat dari contoh di atas, analisis setiap aspek SWOT sangat sederhana. Jadi, asalkan paham dengan bisnis dan pasarnya, siapapun bisa mencobanya. 

Pun begitu dengan jenis bisnisnya. SWOT juga mudah diterapkan pada berbagai jenis bisnis. Mulai dari bisnis online rumahan seperti Nia, bisnis kreatif, bisnis jasa, dan sebagainya.

2. Analisis Berdasar Data

Analisis SWOT mengharuskan Anda mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif dari berbagai sumber. Mulai dari data internal Anda, data kompetitor, data perkembangan pasar, dan sebagainya.

Hal tersebut tentu saja membuat tingkat akurasi SWOT Analysis Anda cukup tinggi. Efeknya, Anda akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang strategi bisnis yang hendak diterapkan.

3. Hemat Biaya

Nah, dengan tidak dibutuhkannya keahlian khusus untuk menjalankan SWOT, Anda tak perlu membeli software khusus atau menyewa jasa konsultan. Sebab, Anda bisa melakukan analisis sendiri, sehingga menghemat pengeluaran bisnis.

Bahkan, SWOT juga bisa Anda lakukan tanpa biaya sama sekali, lho. Caranya dengan mengambil data dari tools gratis seperti Google Analytics, Instagram Analytics, dan lainnya.

4. Mudah Dipahami

Seperti yang Anda lihat di atas, analisis SWOT dilakukan berdasar tabel empat kotak yang dijelaskan dengan poin-poin. Ini tentu saja lebih mudah dipahami dibanding analisis panjang berbentuk paragraf. Jadi, Anda tak kesulitan menjelaskan strategi SWOT ke pegawai Anda.

Selain itu, bentuk SWOT yang mudah dipahami juga mendorong diskusi antar pegawai Anda. Jadi, semuanya akan aktif berkontribusi untuk mengembangkan bisnis. Efeknya, kerjasama tim akan meningkat dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

Yuk, Manfaatkan SWOT Sekarang!

Itu tadi penjelasan mengenai SWOT Analysis secara lengkap. Ternyata, SWOT sangat bermanfaat, ya? 

SWOT menganalisis bisnis Anda dari empat aspek berdasar data di lapangan, baik kualitatif maupun kuantitatif. Sehingga SWOT mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Efeknya, Anda bisa mengetahui strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis agar selangkah lebih depan dibanding kompetitor.

Jadi, apakah Anda sudah siap memanfaatkan SWOT untuk bisnis Anda?

Nah, agar strategi SWOT Anda berjalan maksimal, pastikan Anda juga menerapkan strategi-strategi bisnis yang lain. Apa saja strategi tersebut? Anda bisa menemukannya dengan lengkap pada ebook gratis di bawah ini.

via Niagahoster