Investasi, JAKARTA- PT Superkrane Mitra Utama berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang semester 1/2021. Perusahaan yang semula rugi Rp 11 Miliar kini menjadi untung Rp 1,1  miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Senin, 23 Agustus 2021 laba diperoleh perusahaan karena berhasil menekan beban usaha. Selain itu juga terdapat penurunan jumlah signifikan dari beban pajak yang harus dibayarkan pada semester 1 dibanding tahun buku 2020. 

Meski begitu perusahaan mencatatkan terdapat penurunan jumlah aset dari Rp 1,5 triliun pada desember 2020 menjadi Rp 1,4 triliun pada Juni 2021. 

Di lantai bursa, kinerja saham SKRN juga moncer. Pada penutupan perdagangan Jumat, 20 Agustus 2021, saham SKRN ditutup pada harga Rp 830. Nilai ni naik 24,81 persen dibanding perdagangan 23 Juli 2021 yang berada di harga Rp 665. 

Superkrane merupakan perusahaan penyedia jasa pengangkatan dan rigging untuk industri konstruksi atau infrastruktur, maintenance, penambangan dan petrokimia. Didirikan pada tahun 1996 dan berkantor pusat di Jakarta – Indonesia, SKRN  mengkhususkan diri dalam penyediaan dan penyewaan alat, solusi dan layanan pengangkatan berat termasuk tenaga terampil dan kompeten.  

Dalam beberapa waktu terakhir, SKRN terlibat dalam proyek pembangunan holtekamp landmark di Papua, dan PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan. Selain itu juga terlibat dalam penyediaan alat berat untuk pembangunan kereta api cepat Bandung-Jakarta. 

via tempias