Saat servis mobil, kita harus tahu komponen apa saja yang sebaiknya diganti agar performa mobil tetap terjaga.

Sangat direkomendasikan agar kita melakukan servis mobil secara rutin. Kebanyakan orang akan melakukan jadwal servis setiap interval enam bulan sekali atau mengikuti jadwal servis yang telah disediakan dari pabrikan mobil. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga mobil Anda tetap bekerja sempurna dan aman. Tentu saja Anda tidak ingin mengendarai mobil yang bisa rusak setiap waktu, bukan?

Tapi apa sajakah yang dilakukan saat servis mobil? Ini dia sembilan prosedur yang mesti Anda ketahui.

–> Temukan mobil bekas bersertifikasi hanya di Official Store CARRO Automall Tokopedia

1. Ganti Oli

Servis Mobil, Komponen Apa Saja Yang Perlu Diganti?

Oli mesin memberikan pelumasan di dalam ruang mesin agar kinerjanya menjadi lancar tanpa hambatan. Ada 2 tipe oli yaitu sintetis dan non-sintetis. Oli sintetis biasanya usia pakainya lebih lama, yaitu sekitar 10.000 kilometer sebelum Anda harus menggantinya lagi. Sedangkan untuk oli non sintetis sudah harus ganti di interval 5.000 kilometer.

Oli sintetis juga masih bisa bertahan lebih lama 3.000 kilometer sebelum kualitas olinya benar-benar menururn. Namun sebaiknya jangan ambil risiko, sehingga sebaiknya tetap ganti di interval 5.000 kilometer.

Menurut pendapat kami, oli sintetik berkualitas tinggi tidak begitu banyak membuat perbedaan, jadi sebaiknya tetap menggunakan oli yang kualitas baik.

2. Filter Oli

servis mobil ganti filter oli

Filter oli menyaring kotoran dan debu dari mesin. Filter ini harus diganti setiap Anda melakukan pergantian oli mesin. Langkah ini penting untuk menghindari gumpalan oli yang terjadi secara akumulatif.

3. Busi

servis mobil ganti busi

Busi berguna untuk membakar bahan bakar yang terkompresi dan menciptakan ledakan di ruang bakar. Setiap mobil mempunyai nomor busi yang berebda, dan setiap busi juga mempunyai perbedaa usia pakai. Busi dengan kualitas lebih bagus cenderung lebih tahan lama, dengan pemakaian mencakup 40.000 kilometer. Dimana busi kualitas rendah hanya bertahan sekitar 20.000 kilometer.

4. Automatic Transmission Fluid (ATF)

Minyak ATF merupakan minyak transmisi otomatis yang berguna melumasi girboks dan pelumas ini wajib diganti setiap 25.000 hingga 30.000 kilometer. Flushing adalah cara yang digunakan untuk menguras oli girboks, dan direkomendasikan wajib ganti setiap 50.000 kilometer sekali.

Mesin umumnya memompa 80% dari oli ATF dan menyirkulasikannya di dalam mesin. Mesin akan menyebabkan oli transmisi bersirkulasi secara kontinyu di dalam ruang mesin dan kotoran di dalam girboks akan larut di dalamnya. Oleh karena itu sangat penting untuk menguras oli transmisi agar mobil Anda bisa melaju lebih mulus ketika terjadi perpindahan gigi.

5. Oli Power Steering

Minyak power steering sebaiknya diganti setiap 30.000 kilometer dan kuras di interval 50.000 kilometer. Minyak power steering membantu mereduksi perputaran setir yang berat ketika berbelok.

Jika Anda mendengar suara aneh saat ketika membelokkan setir, itu adalah pertanda minyak power steering harus segera diganti. Atau jika tidak, oli power steering-nya kurang banyak.

-> Mengenal Depresiasi Harga Mobil, Apa Saja Penyebabnya?

6. Kampas dan Minyak Rem

ganti kampas rem

Kapankah Anda mesti mengganti kampas rem? Ketika Anda mendengar suara berisik saat melakukan pengereman. Ini merupakan indikasi kalau mobil Anda hanya mempunyai sisa kampas sebanyak 20% lagi. Rata-rata setiap kampas rem bertahan sekitar 35.000 kilometer. Namun jika Anda adalah seorang pengemudi yang tidak menyetir secara agresif, kampas rem bisa bertahan hingga 100.000 kilometer.

Biasanya kampas rem yang kompatibel mempunyai suara lebih berisik meskipun dalam kondisi baru. Namun berbicara jarak pengereman, baik orisinal ataupun di bawahnya mempunyai kualitas yang tidak jauh berbeda. Sebaiknya segera ganti komponen ini ketika servis mobil.

7. Rotasi ban, Balancing dan Penyelarasan Roda

spooring ban mobil

Ban yang kerap melakukan pengereman cenderung lebih cepat aus, sehingga perlu dirotasi lebih cepat.  Persisnya setiap 10.000 kilometer. Dengan merotasi ban, semua empat ban akan aus secara merata sehingga Anda tidak harus buru-buru mengganti setiap ban yang mulai aus. Umur pakai ban umumnya berkisar 30.000 hingga 40.000 kilometer.

Dan juga penting untuk menyelaraskan sudut roda setiap 20.000 hingga 30.000 kilometer sekali. Ini karena sudut roda atau wheel alignment mulai berubah. Sehingga salah satu sisi roda akan lebih cepat aus. Anda akan mengetahui mobil Anda perlu spooring ketika Anda melepas tangan dari setir, dan mobil mulai berjalan mengarah ke salah satu sisi.

8. Filter Udara

ganti filter udara

Filter udara berguna untuk menyaring partikel debu dari udara yang akan masuk ke ruang bakar. Alhasil, udara yang bersih akan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Sehingga Anda sebaiknya rajin mengganti filter udara setiap servis mobil.

9. Lainnya

Beberapa komponen utama lainnya yang perlu diganti adalah karet wiper ketika sudah mulai tidak optimal. Selain itu juga Anda sebaiknya mengisi ulang gas freon jika perangkat A/C Anda mulai kurang dingin.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro

via CARRO