Investasi, JAKARTA- Saham PT Karya Bersama Anugerah Tbk (IDX: KBAG) akhirnya bangun dari tidur panjang. Pada perdagangan Senin, 30 Agustus 2021, saham yang sudah tidur sejak Desember 2020 itu kini mulai aktif diperdagangkan. 

Pada perdagangan sesi I, harga saham KBAG melonjak hingga menyentuh Rp 56. Harga ini di atas nilai buku saham Karya Bersama yang berada di Rp 54. Sedangkan harga KBAG pada saat IPO 30 Maret 2020 adalah Rp 100. 

Salah satu katalisator bergeraknya saham KBAG adalah realisasi pembelian lahan potensial di Balikpapan sebagai realisasi pelaksanaan IPO tahun lalu. Pada saat IPO, KBAG berhasil mengantongi Rp215 miliar setelah melepas 2,15 miliar lembar saham. 

Dalam publik ekspose perusahaan yang digelar Jumat Pekan lalu, Direktur Utama KGAB Nicholas Sumasto mengatakan saat ini, Perseroan mengembangkan strategi pemasaran secara berkesinambungan untuk mengembangkan usaha. Hal ini merupakan terobosan dalam mengatasi dampak pandemi global akibat penyebaran virus corona. 

“Kami melakukan aktivitas pemasaran melalui media pemasaran BTL (Below The Line) dan ATL (Above The line), mulai dari media konvensional seperti baliho, brosur hingga standing banner, maupun media online seperti Facebook dan Instagram,” ujar Nicholas seperti dikutip, Senin, 30 Agustus 2021. 

Lebih jauh, Nicholas mengatakan perusahaan optimistis dalam menghadapi tahun 2021 dan dapat melakukan ekspansi usaha. Adanya kebijakan serta stimulus ekonomi dari pemerintah terhadap sektor properti seperti DP 0 persen (down payment), bunga pinjaman yang ringan,pengembangan bidang infrastruktur yang terus berlanjut,juga menjadi faktor yang akan mendukung pemulihan di sektor properti.

Sebelumnya, manajemen KBAG menyebutkan akan memacu pertumbuhan usaha dengan melanjutkan pengembangan properti di Balikpapan. Perusahaan menilai prospek hunian di Balikpapan akan membaik seiring dengan rencana pemindahan ibukota negara ke Kalimantan. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan pada 2020 perusahaan mencatatkan laba Rp 5 miliar turun dari Rp 85 miliar pada 2019. Sedangkan total aset naik menjadi Rp 463 miliar dari Rp 251 miliar pada tahun buku 2019. 

Pada perdagangan Senin, 30 Agustus 2021, saham KBAG masuk dalam daftar 10 emiten dengan active volume share. Investor asing juga terpantai aktif membeli saham KBAG. Sedangkan investor retail terlihat masuk membeli saham KBAG lewat broker dengan kode SH, MG dan XC. Sedangkan broker YP dan NI justru terlihat aktif menjual. 

via tempias