Investasi, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk Jasmine Kamiasti Karsono sebagai Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis  Kimia Farma (IDX: KAEF). Keputusan ini ditetapkan dalam RUPSLB yang dilangsungkan Rabu, 18 Agustus 2021. 

Dalam RUPSLB itu, selain mengangkat Jasmine sebagai Direktur Portofolio, pemegang saham juga  menyetujui pelaksanaan rights issue dengan penerbitan sebanyak–banyaknya 2,78 miliar saham baru seri B dengan nominal Rp 100 per lembar. 

Dana dari rights issue rencananya digunakan untuk membayar utang yang jatuh tempo. Dana juga akan digunakan untuk modal kerja serta pengembangan usaha termasuk dalam rangka transformasi digital dan sistem teknologi informasi.  

BACA JUGA: Profil Hungkang Sutedja, Putra Konglomerat The Ning King di Balik IPO RSGK (Kedoya Adyaraya)

Dalam RUPSLB tersebut juga telah diputuskan perubahan nomenklatur dan susunan pengurus perusahaan. Selain Jasmine, RUPS menyetujui mengangkat Rahmat Hidayat Pulungan sebagai Komisaris Independen yang baru.

Dilihat dalam laman Kimia Farma (KAEF), Jasmine merupakan kelahiran Singapura, 12 November 1969.  Ia menamatkan pendidikan di University of Utah (1988-1992) dengan bidang pre-medicine atau human biology.

Jasmine kemudian melanjutkan pendidikan master di Universitas San Fransisco dalam bidang cell dan biologi molekuler. Sedangkan gelar doktoral juga bidang molekuler diselesaikan di Universitas California (1995-1999). 

Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, Jasmine mulai berkarir secara profesional dengan bergabung ke perusahaan konsumer terbesar kedua di dunia dari Amerika Serikat,  Procter & Gamble  (P&G).

Selanjutnya, ia kemudian berkarir selama 21,5 tahun di perusahaan ini hingga terakhir menjabat sebagai Direktur yang berkedudukan di Jenewa, Swiss. 

BACA JUGA: Profil Lina Sari, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Kimia Farma (IDX: KAEF)

Selama  perjalanan panjangnya di P&G, Jasmine sempat menjabat sebagai Head of Medical & Technical Affairs, Global Cough & Cold, Vitamins, Minerals, Supplements hingga Head of Asia-Pacific Regulatory Affairs. 

Meski mengakhiri jabatan di P&G sebagai Direktur, dia memulai karirnya sebagai Scientist, Regulatory & Clinical Development, Personal Health Care di P&G. Akankah diaspora Indonesia ini, membawa perubahan skala bisnis bagi Kimia Farma (IDX: KAEF)? Waktu yang akan membuktikan. 

Susunan dan jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Kimia Farma (IDX: KAEF) terbaru sebagai berikut:

  • Komisaris Utama: Abdul Kadir
  • Komisaris: Subandi Sardjoko
  • Komisaris: Dwi Ary Purnomo
  • Komisaris Independen: Rahmat Hidayat Pulungan
  • Komisaris Independen: Kamelia Faisal
  • Komisaris Independen: Musthofa Fauzi

Direksi KAEF setelah RUPSLB Agustus 2021

  • Direktur Utama: Verdi Budidarmo
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Lina Sari
  • Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis: Jasmine Kamiasti Karsono
  • Direktur Pemasaran dan Komersial: Imam Fathorrahman
  • Direktur Produksi dan Supply Chain: Andi Prazos
  • Direktur Umum dan Human Capital : Dharma Syahputra

via tempias