Hindari Kesalahan dalam membuat CV. Curriculum vitae (CV; juga ditulis curriculum vitæ) atau daftar riwayat hidup adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman sesorang dan kualifikasi lainnya. Di beberapa negara, suatu CV biasanya merupakan hal utama yang dijumpai seorang majikanpotensial tentang pencari kerja dan sering digunakan untuk menyaring aplikan (orang-orang yang melamar kerja secara daring) ketika mencari pekerjaan, biasanya dilanjutkan dengan wawancara.

Hindari Kesalahan dalam membuat CV Berikut ini;

1. Membuat CV Yang Terlalu Panjang

Kesalahan umum pertama yang sering kali dibuat oleh jobseekers adalah menuliskan CV hingga lebih dari 2 halaman. Biasanya, pihak HRD hanya punya waktu kurang dari satu menit untuk melihat sebuah CV. Jadi, cukup batasi CVmu hingga 1-2 halaman. Yang penting bukan panjangnya, tetapi seberapa menarik dan relevan isinya.

2. CV Terlalu Pendek

Membuat CV yang terlalu pendek juga salah satu kesalahan umum. CV yang terlalu pendek tidak akan cukup memberikan informasi mengenai dirimu, kelebihanmu dan potensimu sehingga pihak perusahaan juga akan ragu untuk menerimamu bergabung.

3. Menggunakan Alamat Email Yang Tidak Pantas

Apa yang kamu lakukan  jika kamu jadi seorang staf HRD dan ada pelamar yang menggunakan alamat email akuanaksehat@xmail.com atau akuganteng@xmail.com? Mungkin kamu akan merasa geli dan menganggap orang ini tidak profesional sehingga kamu akan langsung mencoretnya dari daftar calon karyawan.

Baca Juga :

Sejarah Terbentuknya Upil

Manfaat Kurma untuk Berbuka Puasa

Alamat email adalah kepanjangan dari dirimu. Jadi kalau kamu ingin melamar pekerjaan, gunakan alamat email yang pantas serta profesional. Buang jauh-jauh alamat email galau dan alay seperti contoh-contoh di atas.

4. Salah Ketik, Salah Ejaan dan Salah-Salah Yang Lain

Salah ketik dalam CV-mu akan membuatmu terlihat ceroboh, tidak hati-hati, dan tidak kompeten. Mulai perhatikan ejaan dalam CV yang telah kamu buat. Siapa tahu ada typo yang nyelip dan kelewatan olehmu. Kalau perlu, cek berkali-kali sebelum kamu mulai mengirimkan CV-mu itu ke perusahaan incaran.

5. Menggunakan Font Berwarna-warni

Agar CV-mu aman dan lolos dari tahapan screening, gunakan font basic seperti Arial, Calibri, Times New Roman, atau Tahoma. Selalu gunakan juga warna hitam. Kecuali kalau kamu memang ingin melamar di dunia kreatif sih.

6. Perhatikan Juga Informasi Pribadimu

Berhati-hatilah saat memberikan beberapa informasi pribadi, seperti minat dan hobi. Pastikan kalau minat dan hobi yang kamu cantumkan itu masih tetap berkaitan dengan pekerjaan incaranmu. Seperti contoh, jika seandainya kamu melamar untuk posisi camera person kamu bisa menambahkan fotografi, video editing atapun traveling sebagai hobimu.

Hindari Kesalahan dalam membuat CV ya sobat. Masih Bingung Bikin CV? Gunakan CV Generator aja. Klik di sini