Investasi, JAKARTA- Meningkatnya kebutuhan dan berkurangnya sumber pendapatan seringkali membuat orang harus menjadi sumber dana alternatif. Apalagi untuk keperluan mendesak seperti pengobatan, modal usaha dan biaya tak terduga yang penting lainnya. 

Salah satu alternatif yang mulai banyak dipilih sekarang adalah dengan mengajukan pinjaman online. Banyaknya aplikasi pinjaman online yang bisa diakses  masyarakat dengan berbagai kemudahan pengajuan membuat posisi pinjaman online yang bersifat peer to peer lending (P2P) menjadi pilihan. 

Sayangnya, di tengah meningkatnya minat publik dalam memanfaatkan layanan pinjaman online, justru belakangan sering muncul adanya kasus penipuan atas nama pinjaman online. Otoritas Jasa Keuangan pun telah mengeluarkan pernyataan tentang daftar pinjaman online ilegal yang sebaiknya dihindari masyarakat. 

Nah agar tak terjebak dalam pinjaman online yang merugikan dan terhindar dari penipuan, ada baiknya memperhatikan 5 hal ini saat memilih aplikasi pinjaman online terpercaya 

1. Cek Lembaga Penerbit 

Setiap aplikasi pinjaman online pasti dilengkapi dengan penjelasan tentang lembaga yang menaunginya. Saat akan memilih aplikasi, pastikan Anda sudah mengetahui lembaga apa yang menerbitkan aplikasi pinjaman online tersebut. Hal ini diperlukan untuk mengetahui track record dan rekam jejak perusaahaan yang menerbitkan. 

Sebagai alternatif, untuk memudahkan dalam memilih aplikasi, Anda bisa memiih aplikasi pinjaman online yang dikeluarkan atau bekerjasama dengan lembaga perbankan Tanah Air. Hal ini untuk memastikan bahwa aplikasi yang dipilih telah memenuhi sejumlah ketentuan sesuai aturan yang berlaku. 

Saat ini ada banyak lembaga perbankan yang menerbitkan aplikasi pinjaman online. Salah satunya adanya Tunaiku – pinjaman online terpercaya dari Amar Bank. Amar Bank adalah perusahaan perbankan di bawah PT Amar Bank Indonesia Tbk (IDX: AMAR) yang berdiri sejak 1991 dan berkantor pusat di Surabaya. 

2. Cek Status OJK

Untuk melindungi keamanan nasabah dan memastikan hadirnya lembaga keuangan yang berdampak positif pada masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan telah mengeluarkan sejumlah aturan. Nasabah bisa melihat apakah aplikasi yang dipilih sudah terdaftar OJK atau belum. Sebagai contoh, aplikasi pinjaman online Tunaiku sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak 2014

3. Perhatikan fitur dan layanan yang diberikan 

Agar mendapat manfaat maksimal, pengguna bisa melihat fitur dan layanan yang diberikan oleh aplikassi pinjaman online yang dipilih. Akan lebih baik bila aplikasi tersebut menyediakan layanan bayar angsuran bulanan atau cicilan bulanan. Degan adanya fitur cicilian bulanan, nasabah bisa lebih fleksibel dalam mengelola rencana keuangan. 

Selain itu Anda juga bisa memilih aplikasi yang menyediakan bunga ringan. Dengan adanya pilihan bunga ringan atau bayar cicilan bulanan, nasabah bisa lebih terbantu dengan adanya pinjaman online. 

Tetap harus diingat, manfaatkan pinjaman dengan tidak melebihi kemampuan bayar. Sebelum mengajukan pinjaman Anda harus mengukur dulu kemampuan finansial untuk membayar agar tak terjebak dengan utang yang tak berkesudahan, gali lubang tutup lubang. 

4. Perhatikan fitur keamanan 

Anda tentu tidak mau data pribadi Anda diretas atau disalahgunakan oleh penyedia aplikasi pinjaman online yang dipilih. Karena itu, pastikan Anda selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dengan tidak membagi PIN, username dan OTP  pada orang lain. 

Untuk meningkatkan keamanan, Anda juga harus memastikan bahwa aplikasi kredit onlina yang dipilih dilengkapi dengan metode verifikasi berlapis. Akan lebih baik bila menggunakan aplikasi pinjaman online yang telah memiliki standar keamanan tinggi. Sebagai contoh, Tunaiku memprioritaskan keamanan informasi meraih sertifikasi ISO 27001. 

Nah itu 4 hal yang harus Anda perhatikan saat mengajukan pinjaman online. Semoga semua urusan lancar. 

via tempias