NVIDIA GeForce RTX 3080 Ti memang merupakan salah satu GPU terkencang yang ada di pasaran saat ini. Dengan VRAM sebesar 12GB, GPU ini dengan mudah memainkan berbagai macam gim AAA tanpa hambatan.

Tapi, ada sebuah kabar aneh yang muncul di Rusia. Soalnya, dikabarkan ada sebuah varian NVIDIA GeForce RTX 3080 Ti baru dimana diketahui hanya dijual di Rusia saja, dimana memiliki spesifikasi yang berbeda dengan varian global.

Soalnya, dalam unggahan baru di TechPowerUp, terdapat sebuah NVIDIA GeForce RTX 3080 Ti dengan varian RAM yang lebih besar. Dilaporkan, GPU tersebut memiliki VRAM sebesar 20GB.

Varian yang diunggah di situs tersebut adalah milik Gigabyte, yakni Aorus GeForce RTX 3080 Ti Xtreme (GV-N308TAORUS X-20GD). ID perangkat tersebut adalah 10DE 2204, sedangkan varian standar memiliki ID 10DE 2208.

Dari spesifikasi, tidak ada hal yang benar-benar membedakan kedua GPU tersebut. Hanya saja memang perbedaan VRAM antara 12GB dan 20GB merupakan sebuah perbedaan yang sangat besar, dengan peningkatan RAM sebesar 67%.

Ternyata, GPU ini pun dijual oleh toko bernama HARDVAR yang berlokasi di Saint Petersburg. Mereka menjual GPU tersebut dengan harga sekitar $3067 atau sekitar 43 juta-an.

Seorang penambang cryptocurrency pun sudah melakukan pengetesan penambangan menggunakan GPU tersebut. Dia penasaran karena GPU ini memiliki hash rate yang telah dipotong oleh NVIDIA.

Alhasil, sang penambang mengatakan bahwa GPU Gigabyte GeForce RTX 3080 Ti Gaming OC 20G ini memiliki hashrate di angka 94,04 MH/s di Ethereum. Angka ini jauh lebih tinggi dari 55 MH/s di alat penambangan yang sama untuk varian standar.

Sayangnya, belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Gigabyte maupun NVIDIA terkait dengan keberadaan GPU aneh tersebut. Masih belum diketahui apakah GPU ini akan dijual hanya di wilayah khusus saja atau akan dijual secara global.

via Pemmzchannel