Bisa dikatakan, strategi marketing adalah salah satu kunci keberhasilan bisnis Anda untuk mendapatkan banyak konsumen. 

Tanpa strategi marketing yang baik, bisnis tak akan mampu mencapai goal-nya. Ibarat hendak menangkap ikan, strategi marketing adalah umpan dan peralatan pancing yang Anda butuhkan. 

Nah pertanyaannya, strategi marketing apa sih yang kira-kira efektif dan cocok untuk bisnis Anda? Apalagi dengan berkembangnya bisnis dan promosi online?

Tenang, di artikel ini, Anda akan mempelajari jenis-jenis strategi marketing online lengkap dengan tips singkatnya. Menarik, bukan? Yuk simak penjelasannya sampai selesai ya! 

11+ Strategi Marketing Online yang Efektif untuk Anda Coba! 

Berikut ini ulasan jenis-jenis strategi marketing yang telah terbukti ampuh digunakan banyak bisnis online! 

1. Inbound Marketing 

Inbound marketing adalah metode pemasaran online yang bertujuan untuk membantu calon konsumen menemukan bisnis Anda. Caranya yaitu dengan membuat konten menarik dan user experience yang mengesankan. 

Pada prinsipnya, inbound marketing ini adalah cara membuat bisnis Anda menarik dan dibutuhkan oleh calon konsumen. Sehingga mereka tertarik membeli produk Anda. 

Dalam menggunakan inbound marketing, terdapat empat tahap yang perlu Anda lakukan:

  • Attract  – Pada tahap ini, fokus utama Anda adalah menarik perhatian calon konsumen. Sebab, mereka belum tahu sama sekali tentang bisnis Anda. Pada tahap ini, Anda bisa memanfaatkan content marketing, SEO, digital advertising, dan social media marketing. 
  • Convert – Jika sudah mendapatkan atensi calon konsumen, Anda perlu menggiring mereka untuk menjadi pembeli. Pada tahap ini, Anda perlu mendapatkan kontak mereka untuk Anda proses. Informasi kontak mereka bisa Anda dapatkan melalui form, landing page, dan lead magnet. 
  • Close – Pada tahap ini, Anda akan mengubah konsumen menjadi pembeli. Anda bisa mengirimkan konten atau pesan berisi informasi seperti diskon khusus supaya calon konsumen cepat melakukan pembelian. 
  • Delight – Setelah meraih pembeli, Anda perlu terus membangun hubungan dengan konsumen supaya mereka tetap membeli produk Anda lagi. Caranya, Anda bisa menawarkan program loyalty, di mana pelanggan bisa mendapatkan poin untuk ditukarkan dengan reward tertentu. Atau melakukan survey dengan meminta feedback melalui email atau media sosial untuk meningkatkan kepuasan mereka. 

Tentunya, strategi marketing ini telah sukses digunakan oleh banyak bisnis lho! Berikut ini beberapa kelebihan dari menggunakan inbound marketing:

  • Terbukti 20 kali lebih efektif dan murah karena menggunakan media yang digunakan banyak orang, seperti media sosial, email, dan lainnya. 
  • Lebih mudah mendapatkan konsumen karena menyasar audiens spesifik yang telah ditargetkan. Jadi, produk bisa benar-benar menjawab masalah dan kebutuhan konsumen. 
  • Pemasaran tidak mengganggu dan memaksa konsumen, seperti halnya telemarketing, yang dapat menimbulkan efek negatif bagi bisnis.  

Jika Anda ingin mempelajari inbound marketing lebih detail, silakan baca artikel berikut → Apa itu Inbound Marketing?

2. Content Marketing 

Content marketing adalah suatu teknik pemasaran yang melibatkan pembuatan dan distribusi konten untuk menarik audiens dan mengonversi mereka menjadi konsumen. 

Menurut riset, 91% B2B marketer menggunakan content marketing untuk menjangkau konsumen. Sementara, 86% B2C marketer percaya bahwa content marketing adalah kunci utama strategi marketing. 

Tak heran meski content marketing ini sebenarnya merupakan strategi digital marketing yang terbilang baru. Namun, jenis strategi digital marketing satu ini telah sukses digunakan oleh perusahaan besar seperti Hubspot, Buffer, dan lainnya. 

Berikut ini beberapa alasan mengapa content marketing ini penting: 

  • Menjadi investasi jangka panjang 
  • Mendapatkan kepercayaan konsumen
  • Meningkatkan brand awareness 
  • Meningkatkan Trafik
  • Memperbaiki Kualitas SEO 
  • Konversi Pelanggan

Nah, inilah beberapa contoh bentuk content marketing mungkin sudah tak asing lagi bagi Anda:

Blog 

Coba 10+ Strategi Marketing Ini untuk Sukseskan Bisnis Anda!

Yap, blog yang sedang Anda baca ini merupakan bentuk yang paling fundamental dari content marketing lho. Lewat content marketing blog, Anda bisa menuangkan informasi yang dibutuhkan pembaca hingga mengarahkannya menuju halaman pembelian. 

Ebook 

strategi marketing online yang efektif menggunakan ebook

Jika Anda membutuhkan media yang lebih panjang dari blog, Anda bisa memanfaatkan ebook. Selain itu, ebook juga bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan leads atau kontak pelanggan dari syarat mengunduh ebook. Leads tersebut nantinya bisa Anda konversi menjadi konsumen. 

Email 

Email jadi sarana komunikasi secara langsung dengan konsumen Anda. Konten-konten yang dikirimkan dalam email marketing sebenarnya juga merupakan bentuk dari content marketing. Pembahasan lebih lengkap mengenai email marketing akan kami ulas pada bab di bawah. 

Media Sosial 

Setiap jenis media sosial tentu memiliki karakteristik konten yang berbeda. Baik itu di Facebook, Instagram, TikTok, dan lainnya. Untuk menjalankan content marketing di media sosial bisa disebut dengan social media marketing. 

Baca juga: 7 Langkah Membuat Strategi Content Marketing untuk Bisnis

3. Social Media Marketing 

Social media marketing adalah metode pemasaran dengan menggunakan platform media sosial. Jenis konten yang bisa Anda gunakan di media sosial cukup beragam, seperti informasi umum, panduan, promo produk, kuis, hingga launching produk. 

Jika target konsumen Anda merupakan pengguna aktif media sosial, social media marketing wajib banget Anda terapkan. Terlebih lagi, ada 160 juta orang Indonesia merupakan pengguna media sosial aktif. 

Oh ya, ada cukup banyak platform media sosial yang bisa Anda gunakan. Namun, Anda tetap perlu memilih platform yang tepat untuk kesuksesan strategi marketing Anda. 

Berikut beberapa jenis social media marketing yang bisa Anda coba: 

  • Instagram Marketing – Potensi Instagram untuk pemasaran produk memang tak perlu diragukan lagi. Terlebih saat ini Instagram menyediakan fitur lengkap untuk penjualan, seperti akun khusus bisnis, instagram Shopping, dan Instagram Ads. 
  • Facebook Marketing – Banyaknya jumlah pengguna Facebook di Indonesia membuat strategi marketing satu ini wajib Anda terapkan. Anda bisa menggunakan memposting konten menarik dan mengiklankan produk menggunakan Facebook Ads dan Facebook Toko.
  • TikTok Marketing – Popularitas TikTok yang makin melejit tentu jadi incaran banyak pebisnis untuk tempat promosi online. Terlebih TikTok juga telah menyediakan fasilitas TikTok Ads untuk para pebisnis. Anda pun bisa membuat konten menarik untuk brand awareness seperti konten challenge, duet, dan lainnya.  
  • YouTube Marketing – YouTube juga bisa jadi pilihan Anda menjalankan strategi marketing online yang efektif. Apalagi YouTube saat ini menjadi platform video paling terkenal di jagat maya. Anda bisa mempromosikan produk dan konten video menarik lainnya di channel YouTube. 
  • Twitter Marketing – Mau bisnis Anda lebih dikenal? Twitter bisa jadi pilihannya. Faktanya 80% pengguna melakukan mention brand di tweet mereka. Nah, Anda pun bisa membuat konten menarik dengan menyertakan hashtag di setiap kampanye produk. 

Sebelum memilih platform mana yang digunakan, ada baiknya Anda melakukan riset terlebih dulu. Pastikan platform tersebut sesuai dengan target konsumen Anda. 

Baca juga: 7 Tempat Rekomendasi Promosi Bisnis Online

4. Influencer Marketing

Anda tentu sudah tak asing lagi dengan istilah influencer, bukan? Influencer adalah orang yang bisa memberikan pengaruh banyak orang. 

Secara sederhana, influencer marketing adalah strategi marketing yang mengajak seorang influencer untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan. 

Jenis influencer terbagi menjadi dua, berdasarkan platformnya dan berdasarkan jumlah followersnya. Influencer berdasarkan platform, yaitu selebgram (Instagram), YouTuber (YouTube), dan Blogger (Blog). Sementara berdasarkan followernya ada influencer mikro (10-an ribu follower), makro (100-an ribu follower), dan premium (jutaan follower).

Meskipun budget yang Anda keluarkan mungkin cukup banyak, tetapi manfaat yang Anda dapatkan juga sebanding, kok. Apalagi untuk menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan brand awareness. 

Terbukti, 53% konsumen wanita ternyata melakukan pembelian produk setelah melihat postingan dari influencer, lho.  

Jadi, jika Anda ingin menggunakan strategi marketing ini, pastikan Anda memilih influencer yang sesuai dengan target konsumen Anda. Sesuaikan juga budget Anda dengan influencer yang Anda pilih. 

5. Search Engine Optimization (SEO) 

Strategi marketing online yang efektif selanjutnya adalah SEO atau search engine optimization. SEO adalah serangkaian proses yang dilakukan supaya website mendapatkan peringkat teratas di pencarian Google. 

Perlu Anda ketahui bahwa 90% orang mencari informasi melalui Google. Sementara itu, 91,5% trafik di dunia didapatkan website yang muncul di halaman pertama Google. Jadi, jika Anda ingin bisnis Anda ditemukan lebih banyak orang, SEO bisa jadi solusinya! 

Nah, ketika Anda ingin menggunakan strategi SEO, Anda perlu mempelajari cara Google meranking website. Beberapa indikator yang jadi perangkingan dari Google, misalnya keyword yang digunakan, struktur URL, keamanan dan kecepatan website, topik konten, search intent, struktur konten, meta tags, backlink, dan mobile friendly

Agar tidak kewalahan dengan berbagai indikator ranking dari Google, Anda bisa melakukan optimasi SEO berdasarkan jenisnya. Nah, jenis SEO sendiri ada dua macam, yaitu: 

  • SEO On Page – merupakan langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan dari dalam website. Misalnya, membenahi struktur konten, penggunaan heading, permalink, kecepatan website, tema responsif, dan interlinking.
  • SEO Off Page – merupakan langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan dari luar website. Misalnya, menambah backlink atau website lain yang merujuk ke konten Anda. Semakin berkualitas website yang link ke website Anda, semakin besar peluang untuk naik peringkat. 

Untungnya, strategi SEO ini bisa Anda jalankan untuk jangka panjang secara gratis. Artinya, SEO bisa jadi investasi strategi marketing online yang efektif untuk Anda coba. 

ebook optimasi seo

6. Search Engine Marketing (SEM) 

Selain SEO, ada strategi digital marketing lain yang bisa Anda coba, yaitu Search Engine Marketing atau SEM. 

Secara sederhana, SEM adalah teknik pemasaran dengan mengiklankan website di hasil pencarian, seperti Google. 

Karena SEM merupakan praktik mengiklankan website, Anda perlu mengeluarkan sejumlah biaya. Biasanya layanan iklan seperti Google Ads menggunakan metode Pay per Click (PPC). Artinya, Anda hanya membayar sesuai jumlah orang yang klik iklan Anda. 

Meskipun Anda perlu mengeluarkan budget, hasil yang didapat cukup menguntungkan kok. Menurut survei, setiap 1 dollar yang dikeluarkan untuk modal iklan di Google Ads, profit yang didapatkan bisa sebesar 8 dollar. Dengan kata lain, sebuah bisnis berpeluang mendapatkan keuntungan sampai 8x lipat.

Jika Anda ingin bisnis Anda muncul di halaman teratas Google dengan waktu yang relatif cepat dibanding SEO, Anda bisa memanfaatkan SEM. 

Baca juga: Perbedaan SEO dan SEM? Mana yang terbaik?

7. Affiliate Marketing

Strategi marketing lainnya yang bisa Anda coba terapkan adalah affiliate marketing. Sederhananya, affiliate marketing adalah metode pemasaran dengan sistem bagi hasil atau pemberian komisi dengan orang yang memasarkan produk Anda. 

Komisi yang diberikan pada afiliator pun bisa Anda sesuaikan. Bisa 10%, 50%, bahkan hingga 70%. 

Niagahoster sendiri juga telah menggunakan affiliate marketing sebagai salah satu strategi marketingnya, loh. Komisi yang diberikan pun lumayan besar yaitu mencapai 70%. Tak heran, program ini bahkan telah memiliki lebih dari 2500 anggota. 

Dengan affiliate marketing ini, Anda seperti memiliki banyak sales yang membantu memasarkan produk Anda.  

Baca juga: Program Afiliasi Niagahoster, Komisi Hingga 70%!

8. Direct Marketing 

Anda tentu pernah mendapatkan SMS penawaran paket pulsa dari provider tertentu atau promo diskon dari restoran cepat saji, bukan? Upaya yang dilakukan itu merupakan salah satu contoh penerapan dari direct marketing. 

Direct marketing adalah strategi pemasaran yang mengandalkan komunikasi atau penjualan secara langsung. Misalnya secara tatap muka atau lewat media, telepon, email, dan SMS.

Banyak keuntungan yang Anda dapatkan dengan menggunakan direct marketing. 

  • Bisa mendapatkan respons lebih cepat
  • Biaya promosi lebih hemat karena tidak perlu menggunakan jasa media iklan.
  • Loyalitas pelanggan meningkat. 

Untuk dapat menjalankan strategi direct marketing dengan baik, berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

  • Menentukan target yang jelas – bisa dikatakan direct marketing merupakan lanjutan dari strategi marketing lainnya, seperti content marketing. Jadi, di direct marketing ini Anda perlu mengetahui siapa saja calon konsumen yang berpotensi untuk dikonversi menjadi konsumen. 
  • Merencanakan bentuk promosi – pastikan Anda telah menyiapkan konten promosi yang sesuai dengan target konsumen Anda. Misalnya, promo diskon 75% hosting spesial Hari Kemerdekaan dan lainnya. 
  • Memahami etika dan hukum direct marketing – ketika Anda akan melakukan direct marketing, pastikan calon konsumen bersedia untuk dihubungi. Semisal lewat email, pastikan mereka merupakan pelanggan yang telah mengisi form subscriber email Anda. 

Baca juga: Maskot Galeri: Dari Brosur Tempel, Kini Rambah Pasar Nasional dengan Website

9. Email Marketing 

Selanjutnya, email marketing. Strategi digital marketing ini merupakan upaya pemasaran menggunakan media email. 

Menurut survei, strategi email marketing ternyata 40 kali lipat lebih baik dibanding media sosial, lho! 

Berikut ini beberapa alasan mengapa email marketing jadi pilihan banyak pebisnis:

  • Biaya lebih hemat, hasil maksimal. 
  • Jangkauannya sangat luas, mengingat 90% konsumen mengecek email setiap hari. 
  • Mudah menjangkau berbagai perangkat. 
  • Sebanyak 86% konsumen ingin menerima informasi produk langganan mereka lewat email satu bulan sekali.

Menjalankan strategi email marketing pun tak boleh sembarang lho. Jika Anda ingin menerapkannya sebagai strategi marketing Anda, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan. Mulai dari memilih tools marketing, membangun email list, membuat segmentasi email list dan masih banyak lagi. 

Baca lebih lengkapnya di artikel berikut → Panduan Belajar Email Marketing untuk Pemula. 

Community marketing adalah strategi marketing yang dilakukan dengan cara aktif berinteraksi dengan komunitas konsumen milik bisnis. Baik itu secara offline maupun online. Misalnya, di grup Facebook, event virtual, seminar, atau forum online. 

Fokus utama dari community marketing ini adalah membangun hubungan yang baik dengan konsumen. Itulah mengapa, Anda perlu selalu mendengarkan dan merespons apa yang sedang konsumen butuhkan. 

Selain itu, Anda juga berpeluang menjangkau lebih banyak pelanggan baru yang memang tertarik dengan bidang produk Anda. Faktanya, 77% bisnis telah mempercayai komunitas bisa meningkatkan brand awareness Anda. 

Intinya, melalui community marketing ini, Anda sebenarnya juga berpeluang meningkatkan penjualan, pelanggan baru, atau menambah leads. 

Berikut ini dua jenis community marketing yang perlu Anda ketahui: 

  • Organic Community Marketing – jenis community marketing ini merupakan komunitas yang dibentuk sendiri oleh konsumen. Contohnya grup Facebook penggemar atau pelanggan di kota tertentu. 

Adanya komunitas ini dapat membuat pelanggan saling berdiskusi, tanya jawab, dan memberikan saran. Namun, dampak negatifnya, mereka bisa saja memberikan komentar buruk mengenai produk kepada pelanggan lain. 

  • Sponsored Community Marketing – jenis community marketing ini adalah komunitas yang memang dibuat oleh bisnis untuk konsumen. Jadi, di sini mereka dapat langsung berkomunikasi dengan Anda. Dengan jenis ini, Anda bisa turut mengawasi dan memberikan respons. Sehingga, meminimalkan kesalahpahaman dan hal negatif lainnya. 

Baca juga: Strategi Community Marketing untuk Menciptakan Konsumen Loyal 

11. Word of Mouth Marketing

Seperti namanya, word of mouth marketing adalah pemasaran yang dilakukan oleh konsumen kepada orang-orang terdekatnya. Biasanya, pemasaran ini dilatarbelakangi oleh kepuasan seseorang setelah membeli produk atau jasa suatu bisnis. 

Teknik word of mouth ini juga bisa Anda manfaatkan dengan membuat testimoni konsumen yang dibagikan di beberapa channel pemasaran Anda. 

Dalam strategi pemasaran ini terdapat tiga unsur penting untuk memaksimalkan hasil, yaitu Engage, Equip, dan Empower. 

  • Engage – upaya Anda untuk mendorong konsumen berinteraksi dan menghadirkan rasa memiliki. Caranya bisa dengan aktif membalas komentar pelanggan di media sosial. 
  • Equip – upaya supaya konsumen mendapatkan kesan yang baik dari produk Anda, sehingga konsumen dengan sukarela membagikan pengalamannya. 
  • Empower – upaya konsumen membagikan cerita mereka. Anda bisa membuat kampanye brand di media sosial. 

Bagaimana? Tertarik menggunakan strategi word of mouth? Pastikan dulu Anda telah merancang branding yang baik, media sosial yang aktif, dan konten-konten yang menarik untuk konsumen. 

Baca juga: Apa itu User Generated Content?

Strategi Marketing Online Mana Saja yang Akan Anda Pakai? 

Oke, itu tadi jenis-jenis strategi marketing online yang baik untuk Anda coba. Kira-kira strategi mana yang akan Anda terapkan untuk bisnis Anda? Content marketing? Community marketing? Atau co-branding? 

Apapun itu jenis yang akan Anda pakai, pastikan sebelumnya Anda telah membuat tujuan pemasaran dan target konsumen Anda. Langkah ini penting dilakukan, supaya strategi yang Anda jalankan berhasil. 

Semisal, ingin menerapkan social media marketing, Anda perlu riset dulu platform yang akan digunakan, siapa target konsumennya, lalu jenis konten yang sesuai. 

Untuk memahami lebih mendalam mengenai strategi digital marketing ini, silakan download panduannya dalam bentuk ebook berikut! 

banner ebook panduan digital marketing

via Niagahoster