Baidu baru saja mengumumkan chipset terbaru mereka untuk menyaingi chipset milik NVIDIA A100. Baidu mengungkapkan, chipset ini akan dinamai sebagai Kunlun II yang ditujukan untuk aplikasi cloud, edge, dan kendaraan otonom.

Seperti diketahui, chipset ini dibuat oleh Kunlun Chip Technology Co. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang dibuat khusus oleh Baidu untuk mengembangkan lini bisnis semikonduktor.

Dalam sebuah pengumuman, mereka mengatakan telah memulai produksi chipset Kunlun II untuk aplikasi AI. Chip AI baru didasarkan pada mikroarsitektur XPU generasi ke-2, dibuat menggunakan teknologi proses 7 nm, dan menjanjikan kinerja dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada pendahulunya.

Chipset ini dirancang untuk aplikasi cloud, edge, dan kendaraan otonom seperti pendahulunya yakni Kunlun K200 generasi pertama. Chipset tersebut menawarkan 256 kinerja INT8 TOPS, sekitar 64 kinerja TOPS INT/FP16, dan 16 kinerja INT/FP32 TOPS pada 150 Watt.

Jika klaim kinerja chip Kunlun II sekitar 2-3 kali lebih tinggi dari pendahulunya benar, maka chip baru dapat menyediakan 512 hingga 768 INT8 TOPS, 128 – 192 INT/FP16 TOPS, dan 32 – 48 INT/FP32 TOPS.

Sebagai perbandingan, A100 Nvidia menawarkan 19,5 FP32 TFLOPS dan 624/1248 (dengan sparity) INT8 TOPS. Sejauh menyangkut angka, Kunlun II dapat bersaing dengan prosesor seperti Nvidia A100 setidaknya dalam hal komputasi AI.

Meskipun membandingkan platform AI yang berbeda dalam hal kinerja puncak tidak selalu merupakan bisnis yang baik karena banyak yang bergantung pada perangkat lunak, angka-angka tersebut dapat memberikan beberapa gambaran tentang kemampuan prosesor Kunlun AI generasi ke-2.

Baidu mulai mengerjakan proyek chip Kunlun AI pada tahun 2011. Awalnya, perusahaan tersebut meneliti dan meniru arsitektur mikro XPU yang menggunakan FPGA, tetapi pada tahun 2018 perusahaan akhirnya membangun silikon khusus yang dibuat menggunakan salah satu dari Samsung Foundry.

Disebutkan bahwa Baidu menggunakan proses fabrikasi 14nm untuk Kunlun II. Chip ini dilengkapi dengan dua paket memori HBM 8GB yang menawarkan bandwidth puncak 512GB/s. Saat ini, Kunlun generasi pertama digunakan di pusat data cloud Baidu untuk platform kendaraan otonom Apolong perusahaan, dan untuk sejumlah aplikasi lainnya.

via Pemmzchannel