Investasi, JAKARTA- Saat ini investasi saham sudah mulai banyak peminatnya. Namun, masih banyak pula dijumpai para investor baru yang mengalami kebingungan mengenai cara main saham pemula yang baik dan benar agar tidak salah langkah dalam melakukan investasi.

Para investor pemula ini, berani memulai bermain saham tentunya bertujuan untuk menghasilkan keuntungan sebanyak mungkin untuk masa depan. Karena masih investor pemula, ada baiknya memahami dahulu apa itu investasi untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi. Apabila tidak memahami dengan tepat, memasukan dana untuk investasi saham bisa berakibat kerugian.

Dalam hal ini, saham berisiko tinggi karena suatu faktor yang bisa membuat investor mengalami kerugian berupa capital loss. Akan tetapi, investor juga bisa memperoleh keuntungan hingga 20% lebih dari saham selama jangka waktu tertentu.

Nah, kalau keuntungan yang didapat bisa setinggi itu, tentu membuat para pemula semakin tergoda untuk segera bermain saham. Namun, pastikan sebelum memulai, perhatikan dulu cara main saham pemula yang efektif berikut ini yuk!

 

Ada beberapa poin yang mesti dipahami investor pemula untuk meminimalisir resiko sehingga investasi yang dilakukan bisa berjalan dengan lebih maksimal.

  1. Pilih Sekuritas atau Broker dengan Biaya Rendah

Ada banyak perusahan sekuritas atau broker yang bisa dipilih. Biaya transaksi yang dikenakan kepada investor juga berbeda-beda dari setiap sekuritas yang ada.

Untuk bisa membeli saham yang diinginkan, kita mesti membuka rekening efek (rekening dana nasabah) yang merupakan fasilitas dari perusahaan sekuritas atau broker saham. Setelah rekening berhasil dibuat, kita harus melakukan pengisian dana atau saldo yang selanjutnya digunakan untuk membeli saham secara online.

Kemudian biaya transaksi yang dikenakan broker disini maksudnya adalah biaya pembelian dan penjualan saham yang dipilih. Dari sinilah perusahaan sekuritas atau broker memperoleh pendapatan.

Jika biaya transaksi semakin rendah, investor jadi lebih diuntungkan. Namun, beberapa perusahaan yang mengenakan biaya tinggi bukan tidak layak pilih, mungkin perusahaan tersebut memberikan pelayanan dan fitur yang lebih komplit dan bagus.

Jika sudah menemukan perusahaan sekuritas yang cocok, siapkan data dan dokumen terkait untuk membuka rekening baru.

 

  1. Bijak dalam Mengelola Modal untuk Investasi

Setelah rekening berhasil dibuat dan berhasil masuk aplikasi, silahkan lakukan top up atau pengisian saldo sesuai kemampuan masing-masing. Untuk mulai berinvestasi, Anda bisa mencobanya dengan Rp 100 ribu dahulu.

Dalam investasi saham, dikenal istilah satuan lot, yang artinya satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Katakanlah harga per lembarnya Rp 2.000,  jadi harga satu lotnya dikalikan 100 menjadi Rp 200 ribu.

Jika sudah mulai membeli saham, selanjutnya Anda mesti bijak dalam berinvestasi. Anda bisa memulainya perlahan dengan menggunakan 10%-20% dari penghasilan. Yang terpenting, pastikan uang tersebut bukan berasal dari tabungan dana darurat Anda ya. Dalam berinvestasi memang jangan pernah ragu, namun jangan menggunakan seluruh uang Anda sekaligus.

 

  1. Pilih saham di Indeks IDX30 atau LQ45

Indeks saham di BEI bisa dijadikan patokan bagi yang masih bingung cara main saham pemula. Pilih saja saham-saham yang telah tergabung dalam indeks IDX30 atau LQ45. Saham di indeks tersebut memiliki likuiditas tinggi serta fundamental yang baik. Tak jarang saham yang termasuk ke indeks ini merupakan saham blue chip.

Bagi pemula, tentunya memilih saham di kedua indeks ini menjadi cara main saham yang paling aman.

 

  1. Disiplin dalam Melakukan stop-loss

Dalam berinvestasi, mengalami kerugian itu wajar. Yang terpenting tetap tenang dan tidak panik berlebihan.

Perhatikan portofolio yang merah dan lakukan peninjauan. Jika penurunan harga dikarenakan faktor fundamental keuangan, jangan ragu untuk segera melakukan stop loss, agar kerugian tidak semakin parah.

 

  1. Beli Saat Harga Saham Turun

Biasanya para investor pemula akan menganggap harga indeks saham yang turun merupakan waktu yang buruk untuk membeli saham tersebut. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, begitupun sebaliknya. Dengan kata lain, dalam bermain saham memerlukan analisis lebih lanjut secara rutin.

Intinya, cara main saham pemula yang sederhana yaitu perlu menanamkan prinsip “Beli saat harga murah, jual saat harga mahal”.

 

  1. Memilih Jadi Trader atau Investor

Setelah memahami beberapa hal tentang cara bermain saham, selanjutnya tinggal Anda tentukan, ingin menjadi seorang trader atau investor.

Trader mencari keuntungan dari harga saham yang naik turun dalam kurun waktu yang singkat. Sedangkan investor, mencari keuntungan dengan menyimpan saham dalam kurun waktu yang lama.

Banyak para pemula yang mengalami kerugian karena bingung dan labil dalam menentukan hal ini. Untuk itu, pastikan Anda segera menentukan pilihan ingin jadi trader atau investor.

Itulah beberapa langkah yang bisa diterapkan terkait cara main saham pemula dengan modal kecil. Agar kedepannya bisa profit maksimal, pastikan Anda untuk terus rajin belajar dan update ilmu tentang investasi saham ya!

via tempias