Investasi, JAKARTA– Dua emiten anyar hari ini, Senin, 6 September 2021 resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan itu adalah PT Geoprima Solusi Tbk (IDX: GPSO) dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (IDX: OILS).

GPSO merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan peralatan pendukung konstruksi dan infrastruktur yang memanfaatkan teknologi tinggi. Sedangkan OILS merupakan perusahaan minyak kelapa pertama yang listing di bursa. GPSO tercatat sebagai perusahaan ke-30 dan OILS tercatat sebagai perusahaan listing ke-31 di Bursa Efek Indonesia pada 2021 ini.

Direktur Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna menyatakan kehadiran GPSO dan OILS akan memberi nuansa dan semangat baru dalam pasar modal Indonesia. Dia berharap, IPO menjadi langkah bagi perusahaan untuk menjadi lebih akuntabel dan kredibel. 

“Bursa akan senantian mendukung agar setiap perusahaan yang tercatat akan bertumbuh dan pada akhirnya bisa berkontribusi pada masyarakat Indonesia,” ujar I Gede dalam seremoni listing GPSO dan OILS, Senin, 6 September 2021. 

Meski sama-sama listing perdana, di lantai bursa nasib saham GPSO dan OILS ternyata berbeda. Saham GPSO langsung mencapai Auto Reject Atas (ARA) sejak pertama dicatatkan. Saham GPSO dibuka pada harga Rp 180 dan dalam waktu cepat menyentuh ARA di harga Rp242.

Berbeda dengan GPSO, saham OILS langsung bergerak fluktuatif pada perdagangan hari pertama. Saham OILS dibuka pada harga Rp 270. Meski pada awal pembukaan perdagangan saham OILS sempat menyentuh ARA pada harga Rp 336, selanjutnya nilanya turun hingga menyentuh Rp 296. Sampai berita ini ditayangkan pukul 09.40 WIB,, harga saham OILS di sesi pertama berada di Rp 310 dan kembali bergerak naik. 

Berdasarkan pantauan, investor asing tercatat melepas saham OILS dengan niai Rp 11,84 juta. Sedangkan broker yang terlihat aktif menjual saham OILS adalah broker dengan kode BQ, MG, HD, dan AI. Sedangkan broker yang aktif menampung adalah YP, NI, CP dan CC. 

GPSO melantai di bursa dengan melepas 166 juta lembar saham dengan pelaksanaan Rp 180. Bertindak sebagai underwriter adalah Surya Fajar Sekuritas dengan kode broker SF. Sedangkan OILS melepas 150 juta lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp 270. Underwriter IPO adalah Korea Investmen and Sekuritas Indonesia dengan kode broker BQ. 

via tempias