Apakah website Anda tiba-tiba hanya menampilkan layar putih bertuliskan: Error 509 Bandwidth Limit Exceeded? Waduh, kenapa ya? Tenang, tak perlu panik karena Anda sudah menemukan artikel yang tepat.

Di artikel ini, kami akan mengulas tentang error 509 Bandwidth Limit Exceeded dengan mendalam. Mulai dari pengertian, penyebab, serta bagaimana cara mengatasi Bandwidth Limit Exceeded. Penasaran, kan? Yuk, baca lebih lanjut!

Apa Itu Error Bandwidth Limit Exceeded dan Penyebabnya?

Bandwidth Limit Exceeded adalah pesan error yang muncul saat penggunaan bandwidth di website Anda melampaui batas yang diberikan penyedia hosting.

6+ Cara Mengatasi Error 509 Bandwidth Limit Exceeded [Terlengkap]
Sumber gambar: brunocunha

Bandwidth sendiri adalah pertukaran data maksimal dalam satu waktu yang bisa diterima website Anda. 

Untuk mengetahui jumlah bandwidth yang diberikan oleh layanan hosting Anda,  lakukanlah pengecek penggunaan bandwidth melalui cPanel. Setelah login, lihatlah pada bagian Statistics seperti di bawah ini:

cara mengecek bandwidth di cpanel agar tahu apakah sudah Bandwidth Limit Exceeded

Apabila penggunaan bandwidth di cPanel Anda sudah jauh melampaui batas, maka akan muncul error Bandwidth Limit Exceeded. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, yaitu:

  • Trafik Terlalu Tinggi Ketika terjadi lonjakan trafik pada website Anda, error Bandwidth Limit Exceeded bisa muncul karena adanya pertukaran data yang jauh melebihi batas bandwidth yang ditentukan.
  • Gambar yang Tidak Dioptimasi — Semakin besar ukuran gambar di website Anda, semakin besar pula alokasi bandwidth untuk menampilkannya. Akibatnya, bandwidth Anda cepat berkurang.
  • Menggunakan Terlalu Banyak Plugin  — Terlalu banyak plugin juga dapat membuat bandwidth cepat terpakai habis. Sebab, ada banyak fitur dan fungsi plugin yang harus dimuat saat pengunjung membuka website Anda.
  • Menggunakan Tema yang Berat — Tema dengan segudang fitur, seperti animasi, carousel, slider, widget, mengakibatkan kebutuhan bandwidth untuk meload halaman semakin besar, jadi dengan bandwidth terbatas, akan dapat menyebabkan error.
  • File Pengaturan Website yang Besar —Ada puluhan hingga ratusan file pengaturan seperti HTML, JavaScript, CSS, XML, dan semacamnya di website Anda. Jika tidak dikompres ukurannya, ratusan file tersebut juga bisa memakan  bandwidth Anda.
  • Bandwidth Anda Dicuri (Hotlinking) — Bandwidth Anda akan cepat terkuras jika menjadi korban Hotlinking. Sebab, ada website lain yang menggunakan aset gambar atau video Anda melalui link yang mengambil data dari server hosting Anda.
  • Paket Hosting yang Tidak Sesuai Kebutuhan — Jika Anda memilih hosting dengan bandwidth yang terbatas sementara kebutuhan bandwidth Anda tinggi, maka error Bandwidth Limit Exceeded tentu akan sering Anda temui.

Lalu, bagaimana cara mengatasi kendala bandwidth tersebut?

6+ Cara Mengatasi Error Bandwidth Limit Exceeded

Berikut ini tujuh cara mengatasi error 509 Bandwidth Limit Exceeded pada website Anda:

  1. Optimasi Gambar Anda
  2. Hapus Plugin yang Tak Terpakai
  3. Gunakan Tema yang Ringan dan Teroptimasi
  4. Kompres File Website Anda
  5. Cegah Hotlinking di Website Anda
  6. Gunakan Content Delivery Network
  7. Gunakan Hosting dengan Unlimited Bandwidth

Penasaran dengan penjelasan cara-cara di atas? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

1. Optimasi Gambar Anda

Optimasi gambar mampu mengurangi penggunaan bandwidth dengan cukup signifikan, sehingga akan menghindarkan Anda dari error Bandwidth Limit Exceeded. Terutama, jika website Anda menggunakan banyak gambar. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk optimasi gambar, yaitu:

  • Kompres Gambar
    Kompres gambar bertujuan untuk mengecilkan ukuran file tanpa adanya penurunan kualitas. Ini penting untuk menghemat bandwidth sekaligus tetap menjaga kepuasan pengunjung Anda.

    perbedaan gambar JPEG kompres


    Contoh di atas menunjukkan dua gambar dengan kualitas sama, tapi memiliki ukuran file yang sangat berbeda.

    Anda bisa melakukan kompres gambar secara gratis menggunakan tools seperti TinyPNG atau iLoveIMG. Selain itu, bagi pengguna WordPress, Anda juga bisa melakukan kompres gambar secara otomatis dengan memasang plugin Smush atau Shortpixel.

  • Gunakan Format Gambar Webp
    Format gambar WebP memungkinan Anda mempunyai gambar berkualitas tinggi dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan JPEG atau PNG. Maka dari itu, menggunakan WebP bisa menjadi solusi untuk error Bandwidth Limit Exceeded pada website dengan banyak gambar.

    Nah, kalau Anda menggunakan banyak aset gambar berupa PNG atau JPEG, untuk mengubahnya menjadi WebP, Anda bisa memasang plugin ShortPixel, Imagify, dan Optimole.

  • Resize Gambar
    Semakin besar dimensi gambar, semakin besar pula ukurannya. Oleh karena itu, resize gambar bisa juga bisa dilakukan agar Bandwidth Limit Exceeded tidak terjadi. Beberapa tools yang bisa digunakan untuk  melakukan resize gambar gratis adalah iLoveIMG atau Resizeimage.net.

2. Hapus Plugin yang Tak Terpakai

Plugin di website Anda memang cukup membantu menambahkan fungsi khusus. Tapi, bukan berarti Anda boleh memasang banyak plugin sekaligus. 

Sebaiknya, gunakan hanya plugin wajib saja sesuai kebutuhan dan copot plugin yang kurang diperlukan. Dengan begitu, penggunaan bandwidth dari plugin di website Anda akan berkurang dan bisa terhindar dari error Bandwidth Limit Exceeded. 

3. Gunakan Tema yang Ringan dan Teroptimasi

Tema website yang ringan dapat menghemat bandwidth Anda sehingga efektif untuk mengatasi Bandwidth Limit Exceeded. 

Eits, tema yang ringan itu bukan berarti jelek dan mempunyai fitur terbatas, lho. Ada banyak pilihan tema ringan gratis dengan kualitas yang pantas diacungi jempol, kok. Beberapa diantaranya adalah OceanWP, Astra, Neve dan ColorMag.

Untuk daftar lengkap tema ringan gratis terbaik, Anda bisa mengeceknya di artikel → 10+ Tema WordPress SEO Friendly Gratis Terbaik di 2021

4. Kompres File Website Anda

Selain gambar, berbagai file di website Anda juga perlu dikompres agar tak menyebabkan Bandwidth Limit Exceeded. Caranya, dengan menggunakan berbagai tools seperti GZIP dan Brotli.

Dengan teknik kompresi tools tersebut, Anda dapat mengecilkan ukuran file HTML, CSS, JavaScript, dan SVG di website. Alhasil, penggunaan bandwidth website Anda akan lebih hemat. 

Menariknya beberapa layanan hosting menyediakan kemudahan kompresi file di website. Salah satunya, Niagahoster

Semua paket hosting Niagahoster sudah menggunakan LiteSpeed Server yang mendukung Brotli. Jadi, website Anda akan lebih teroptimasi berkat teknik kompresi Brotli yang mampu berjalan otomatis.

brotli Niagahoster yang bisa mencegah bandwidth limit exceeded

5. Cegah Hotlinking di Website Anda

Hotlinking bisa menguras bandwidth Anda dengan sangat cepat. Sebab, ada pihak lain yang menggunakan aset dan bandwidth Anda untuk website mereka. Coba bayangkan kalau yang melakukannya adalah website dengan banyak pengunjung. Bandwidth Anda bisa tekor, bukan? 

Untungnya, Anda bisa mencegah hotlinking dengan sangat mudah, sehingga bisa terhindar dari error 509 Bandwidth Limit Exceeded. Bagaimana caranya? 

Anda bisa mengakses menu hotlink protection di cPanel Anda dan mengaktifkannya. Dengan begitu, aset dan bandwidth Anda tidak dapat digunakan orang lain tanpa sepengetahuan Anda.

6. Gunakan Content Delivery Network

Content Delivery Network (CDN) adalah jaringan server yang tersebar pada berbagai titik di seluruh dunia. CDN mampu menyimpan cache berbagai file dari server hosting Anda, lalu menampilkan apa yang diminta pengguna dari server CDN yang terdekat. 

Alhasil, beban bandwidth server hosting Anda tentu akan berkurang drastis karena setiap permintaan tidak perlu dari server utama. Plus, kecepatan website Anda juga akan meningkat karena permintaan pengunjung dilayani oleh server yang terdekat dengan pengunjung. Win-win solution, bukan?

Salah satu layanan CDN yang cukup terkenal adalah Cloudflare. Selain ngebut, Cloudflare juga mampu meningkatkan keamanan website, lho. 

7. Gunakan Hosting dengan Unlimited Bandwidth

Terakhir, cara mengatasi Bandwidth Limit Exceeded adalah dengan memilih layanan hosting yang menawarkan bandwidth unlimited seperti Niagahoster.

Menariknya lagi, Anda bahkan dapat menikmati layanan hosting unlimited Niagahoster dengan harga cukup terjangkau. Mulai dari Rp.27ribu/bulan saja!

Itupun masih ditambah berbagai fitur seperti keamanan dengan Imunify360 untuk perlindungan malware, server LiteSpeed agar website bisa diakses cepat, dan layanan pelanggan yang siaga 24 jam jika Anda membutuhkan bantuan!

Sudah harga terjangkau, fitur lengkap, tidak lagi dipusingkan dengan kehabisan bandwidth, cukup menarik, bukan?

Atasi Error Bandwidth Limit Exceeded Anda Sekarang!

Error Bandwidth Limit Exceeded bisa menjadi kendala bagi Anda untuk mengelola website dengan baik.  Untungnya, Anda bisa mengatasinya dengan menerapkan berbagai cara yang sudah kami berikan di atas. Mulai dari melakukan kompres gambar sampai menghapus plugin yang tidak dibutuhkan. 

Namun, sebenarnya ada cara yang cukup cepat dan mudah, yaitu dengan menggunakan layanan hosting Niagahoster yang menawarkan bandwidth unlimited. Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi akan kehabisan bandwidth dan mendapati error. 

Semoga artikel ini bermanfaat, ya. Jika Anda mengalami kesulitan saat menerapkan cara mengatasi error 509 Bandwidth Limit Exceeded di atas, tak perlu sungkan meninggalkan komentar di bawah. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

via Niagahoster