Beberapa pemilik website bisnis pasti pernah mengeluh: Kok bisnis masih macet ya, padahal udah rutin nge-blog?  Calon klien yang ditunggu cuma numpang lewat dan angka penjualan tak kunjung meningkat.

Tak sedikit juga yang berpikir, blog cuma bisa membangun brand awareness. Yang mana, ini juga bisa dilakukan platform populer lainnya seperti medsos.

Lalu, kenapa masih harus punya blog? Bukankah blog sudah ketinggalan jaman dan tidak lagi menjadi platform yang relevan bagi bisnis?

Eits, salah besar.

Sebaliknya, blog justru membawa pengaruh positif bagi bisnis. Namun jika tidak Anda lakukan dengan cara yang benar, jangan heran kalau bisnis tetap jalan di tempat alias macet terus.

Anda tidak percaya? Nah, Anda datang ke artikel yang tepat. Kami akan menunjukkan bukti nyata kenapa blog penting untuk bisnis. Mari meluncur!

Bagaimana Blog Berpengaruh ke Bisnis?

Faktanya, semua orang memang bisa nge-blog. Tapi, banyak orang belum tahu bahwa salah satu rahasia sukses blog adalah paham traffic temperature.

Singkatnya, traffic temperature merupakan jenis-jenis audiens yang berada dalam radar bisnis Anda. Artinya, mereka berpotensi membeli produk atau layanan Anda.

Baca Juga: Sales Funnel: Kenapa Penting dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Kenapa sih paham konsep traffic temperature itu penting? Nah, salah satu penyebab terbesar kegagalan blog yaitu seringkali perusahaan menerapkan strategi yang sama ke semua calon klien.

Padahal, karakter calon klien itu beragam sehingga sebenarnya pendekatan ke tiap kelompok audiens  juga beda. Bahkan meski platformnya sama, strateginya bisa lain. Blog, contohnya.

Penasaran gimana? Yuk cek info detailnya di bawah!

1. Cold Traffic

Cold Traffic adalah audiens yang masih asing dengan bisnis Anda. Artinya, mereka belum pernah mengetahui brand Anda sehingga masih cuek dengan apapun yang Anda tawarkan.

Meski begitu, audiens Cold Traffic tetap penting karena ini menjadi garis start untuk membangun relasi yang lebih jauh.

Perilaku Cold Traffic ketika menemukan sebuah blog:

Calon klien menemukan blog perusahaan entah melalui Google, ads, medsos, atau channel promosi lainnya. Mungkin, calon klien hanya sekilas melihat konten blog untuk mencari apakah yang mereka butuhkan ada di blog atau tidak.

2. Warm Traffic

Semakin akrab, Warm Traffic adalah audiens yang sudah mengenal brand Anda. Mereka tahu eksistensi bisnis Anda, tapi belum menemukan cukup alasan mengapa harus memilih layanan Anda.

Kabar baiknya, audiens tipe ini cukup potensial karena sudah makin sadar akan kebutuhannya sehingga lebih mudah diedukasi. Itu artinya, cara Anda menjalin engagement harus lebih tajam.

Perilaku Warm Traffic yang datang ke blog:

Calon klien merasa terbantu dengan kehadiran blog Anda. Alhasil, mereka mau kembali datang. Di blog, calon klien mencari informasi atau konten yang membahas lebih detail tentang permasalahan mereka termasuk solusinya.

Baca Juga: Marketing Funnel: Kunci Sukses Bisnis yang Perlu Anda Tahu

3. Hot Traffic

Hot Traffic adalah kelompok audiens yang sudah mantap memilih layanan Anda. Artinya, calon klien sudah yakin brand Anda menjadi solusi terbaik untuk kebutuhan mereka.

Tapi, jangan mengira traffic temperature berhenti di sini saja. Anda harus tetap menjaga loyalitas klien dengan menyuguhkan hal-hal yang semakin membantu klien sehingga mereka mau terus memilih Anda lagi.

Perilaku Hot Traffic yang datang ke blog:

Klien sudah memilih layanan Anda. Mendapat pengalaman produk yang memuaskan, mereka pun mau mencari tahu variasi produk lainnya di blog Anda.

Intinya, blog memang berpengaruh besar pada bisnis. Dan beda dari medsos, YouTube, dan berbagai channel digital marketing lainnya, blog mampu menjangkau mulai dari Cold Traffic hingga Hot Traffic.

Tidak percaya? Ini buktinya:

  • Sekitar 77% pengguna internet adalah penikmat blog;
  • Sebanyak 61% konsumen melakukan pembelian setelah membaca rekomendasi di blog;
  • Bisnis kecil yang punya blog mendapat lebih dari 126% klien daripada yang tidak punya.

Anda masih ragu? Tenang, kami punya lebih banyak bukti nyata bahwa blog benar-benar mampu membawa bisnis Anda ke arah yang lebih baik. Yuk meluncur ke bawah!

5 Bukti Nyata Blog Memang Penting untuk Bisnis

Strategi Content Marketing pada blog memang melimpah. Tapi, apakah menerapkan strategi tersebut benar-benar membawa dampak bagi bisnis?

Menjawab iya mungkin tidak akan membuat Anda percaya. Nah untuk meyakinkan Anda, kami akan mengulas trik blogging yang perusahaan-perusahaan ternama ini lakukan.

1. Tanihub: Menciptakan Brand Awareness

Tanihub adalah e-commerce penyedia bahan masakan segar yang rilis di tahun 2016. Startup ini membuat blog setahun setelahnya, yaitu di 2017.

Harapannya, blog Tanihub mampu menyebarkan brand awareness sehingga target audiens yang tadinya tidak kenal (Cold Traffic) jadi menyadari kehadiran bisnis ini dan nantinya mau menggunakannya. 

Strategi content marketing di blog Tanihub untuk menciptakan brand awareness

Lalu, gimana sih cara Tanihub membangun brand awareness dari blog? Ini dia jawabannya:

  • Mendesain blog sesuai dengan warna identitas brand;
  • Menyajikan layout yang rapih dan menyediakan navigasi. Terdapat menu kategori, misalnya;
  • Membuat konten-konten dengan topik yang relevan dan bermanfaat, yaitu seputar hasil tani dan tipsnya;
  • Melengkapi blog dengan artikel pendukung yang menunjukkan keseriusan Tanihub dalam melayani konsumen. Mulai dari mengulas customer service mereka hingga memberikan press release event;
  • Menyediakan konten-konten promosi;
  • Memposting konten secara teratur dan konsisten, yaitu sekitar empat artikel setiap harinya;
  • Menyediakan formulir untuk berlangganan newsletter.

Hasil dari Strategi Content Marketing Blog Tanihub

Upaya Tanihub membangun brand awareness lewat blog membuahkan hasil manis. Produktivitas dan konsistensi memposting konten dari tahun 2017 nyatanya mampu mengangkat traffic.

Strategi Content Marketing Tanihub

Itu berarti, makin banyak orang menemukan konten TaniHub. Selain jadi tambah populer, kepercayaan calon pelanggan pun meningkat. Faktanya, 82% konsumen merasa lebih positif terhadap brand setelah beberapa kali membaca konten berkualitas yang diterbitkan perusahaan tersebut.

Dengan upaya branding dan produktivitas yang kuat, tak heran di tahun 2020 Tanihub memenangkan penghargaan Popular Agritech Company for Publication Activity Strategy dalam ajang Indonesia Corporate PR Award.

Hingga saat ini, Tanihub terus berkembang menjadi brand yang makin terpercaya. Bisnisnya tumbuh 639% dan bahkan berhasil mendapat suntikan dana sebesar Rp942miliar.

Celah Blog yang Bisa Diperbaiki

Walaupun performa blog Tanihub sudah bagus, masih ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan, terutama mengenai:

  • Kurangnya ilustrasi pendukung untuk memudahkan pemahaman artikel;
  • Tidak menggunakan tombol Call-to Action (CTA) yang jelas untuk mengajak audiens menggunakan aplikasi Tanihub;
  • Minimnya formatting pada artikel membuat audiens sulit membaca secara scanning;
  • Pilihan kata pada menu kategori terlalu umum sehingga kurang mewakili daftar konten di dalamnya.

Baca Juga: Apa Itu Brand Awareness? 10 Tips Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda

2. Skill Academy: Memperkuat Minat Beli Target Audiens

Skill Academy adalah layanan terbaru dari Ruangguru yang rilis sekitar tahun 2019. Membawa popularitas Ruangguru, orang-orang pun lebih mudah mengenal layanan yang fokus ke pelatihan kerja ini.

Tapi masalahnya, apakah branding saja mampu meyakinkan orang-orang di fase Warm Traffic sehingga mau berlangganan?

Jawabannya, jelas tidak.

Oleh sebab itu, Skill Academy pun memfokuskan blognya untuk menerbitkan artikel-artikel bermanfaat yang berkaitan dengan dunia kerja dan pelatihan skill. Tak lupa, mereka juga menawarkan course Skill Academy untuk memudahkan audiens dalam belajar.

Strategi content marketing Skill Academy untuk memperkuat minat beli target audiens

Nah untuk memperkuat minat beli Warm Traffic melalui blog, Skill Academy menerapkan cara berikut:

  • Menerbitkan artikel dengan topik umum dan ngetren;
  • Menggunakan keyword-keyword dengan volume pencarian kecil (100 hingga 1000) sehingga persaingannya rendah;
  • Menyediakan informasi yang lengkap seperti soal-soal latihan seleksi kepegawaian terbaru beserta pembahasannya;
  • Menyediakan artikel-artikel promosi untuk memperkenalkan Skill Academy secara lengkap;
  • Mengakhiri artikel dengan menawarkan kelas Skill Academy sebagai solusi masalah;
  • Menyediakan tombol CTA untuk mengambil course Skill Academy;
  • Memperkuat performa SEO blog. Misalnya: memperkaya backlink dengan mengadakan lomba blog yang mengharuskan peserta membahas Skill Academy sambil menyematkan link tertentu.

Hasil dari Strategi Content Marketing Blog Skill Academy

Rupanya, trik Content Marketing ala Skill Academy terbilang cukup sukses. Seperti yang Anda lihat, traffic yang semula datar bisa naik secara tajam seiring dengan pertumbuhan konten blog.

Hasil Ahrefs untuk strategi content marketing Skill Academy

Menariknya, strategi Skill Academy dalam memilih kata kunci yang volumenya kecil rupanya berhasil.

Mari ambil satu contoh saja, yaitu artikel 15 Tools Photoshop dan Fungsinya untuk Belajar Desain Grafis. Skill Academy membidik keyword ‘fungsi tools Photoshop’ yang volumenya sekitar 200 per bulan.

Karena persaingan keyword rendah dan artikelnya juga bermanfaat, konten tersebut pun mampu menduduki ranking pertama di halaman Google. Selain itu, juga menyumbang sekitar 1000 traffic pada blog Skill Academy.

Tak hanya itu, kompetisi blogging yang Skill Academy adakan pun turut menyumbang backlink secara cuma-cuma. Yang mana, backlink mampu meningkatkan reputasi website di mata Google.

Kesimpulannya, Skill Academy mengawinkan optimasi SEO dan strategi konten berkualitas. Ini trik yang bagus, mengingat 61% orang cenderung membeli dari perusahaan yang memberikan konten unik.

Jadi, jangan heran kalau Skill Academy dipercaya lebih dari 4 juta pengguna dan mendapatkan Google Play Best of 2020 kategori personal growth.

Celah Blog yang Bisa Diperbaiki

Meskipun traffic blog Skill Academy terus meningkat, ada celah yang kemungkinan memperlambat performa blog. Berikut di antaranya:

  • Memisahkan blog dengan halaman utamanya. Daripada menggunakan sub-domain blog.skillacademy.com, lebih baik gunakan sub-directory semacam skillacademy.com/blog. Sehingga, blog dan website saling terhubung dan meningkatkan performa SEO;
  • Waktu publikasi konten di blog belum konsisten dan banyak hari kosong;
  • Terlalu banyak menggunakan keyword yang rendah volume pencarian bisa jadi mengakibatkan konten sulit ditemukan;
  • Variasi format konten yang memudahkan pemahaman informasi masih minim. Belum ada e-book, video tutorial, dll;
  • Konten-konten usang membutuhkan update konten supaya infonya tetap segar.

Baca Juga: 10+ Cara Meningkatkan Pengunjung Blog (Terupdate dan Terampuh)

3. Gojek: Memperluas Bisnis dan Mendorong Angka Transaksi 

Sekarang, mari tengok blog Gojek. Tampaknya Gojek memanfaatkan blognya untuk memperluas bisnis dan mendorong transaksi di berbagai layanan mereka (Goride, Gocar, GoFood, dll).

Itu artinya, Gojek mengincar audiens Hot Traffic. Dengan kata lain, audiens sudah mengenal mereka tapi butuh diyakinkan sedikit lagi supaya mau bergabung menjadi mitra ataupun bertransaksi. Oleh sebab itu, Gojek banyak memposting artikel yang fokus membahas produk dan promo.

Blog Gojek menonjolkan konten promosi

Demi mendorong transaksi lewat blog, Gojek memakai beberapa strategi ini:

  • Membuat kategori konten di blog sesuai dengan layanan yang tersedia sehingga topik artikel tidak campur aduk;
  • Memakai keyword yang cukup spesifik dan berkaitan langsung dengan layanan. Seperti: daftar Gojek, promo Gopay, cara daftar Gofood, lacak Gosend, dll;
  • Melengkapi blog dengan berbagai konten pendukung seperti info jajanan tradisional Indonesia, tips belanja bulanan, dsb;
  • Memberikan artikel yang mengulas pengalaman pengguna Gojek;
  • Di akhir artikel, Gojek memberikan tombol CTA yang mengarah langsung ke produk atau pemakaian promo. Tombol CTA juga didesain sesuai warna brand Gojek.

Hasil dari Strategi Content Marketing Blog Gojek

Selama dua tahun terakhir, Gojek berhasil mengumpulkan lebih banyak traffic seiring dengan meningkatnya jumlah konten blog.

Bukan sembarang konten, Gojek menjadikan blognya sebagai sumber informasi yang menjawab kebutuhan calon konsumen.

Pantauan Ahrefs untuk performa blog Gojek

Menariknya, strategi Gojek untuk menggunakan kata kunci yang spesifik ke layanan juga cukup sukses.

Buktinya, artikel blog yang paling banyak menyedot visitor adalah Cara Daftar Mitra Gojek, Promo Google Play, Cara Daftar GoFood, dll. Bahkan konten blog Gojek ini juga memenangkan posisi pertama di halaman pencarian Google.

Rupanya, Gojek menyadari bahwa blog adalah sumber informasi yang strategis. Daripada ads, 70% calon pelanggan lebih memilih mencari info lewat artikel blog.

Jadi, boleh dibilang blog juga membantu Gojek menumbuhkan transaksi hingga 10% di tahun 2020. Selain itu, UMKM yang bergabung di Gojek meningkat 80%. Dari 500.000 merchant menjadi 900.000.

Celah Blog yang Bisa Diperbaiki

Kalau Anda perhatikan, dari Februari 2020 traffic blog Gojek menurun  dan cenderung stuck di angka 240K hingga 290K. Kira-kira, apa masalahnya?

Berikut beberapa celah yang kami temukan:

  • Jadwal publikasi artikel di blog Gojek belum konsisten dan terkadang sama sekali tidak upload;
  • Ada lebih dari 50 broken link alias tautan yang tidak bisa diakses di dalam blog sehingga memungkinkan hilangnya kesempatan transaksi;
  • Konten belum sepenuhnya menerapkan strategi SEO sehingga performanya di Google bisa jadi kurang maksimal;
  • Menggunakan gambar berukuran besar yang kurang dioptimasi. Akibatnya, gambar tidak kunjung muncul;
  • Beberapa CTA menggunakan gambar yang disematkan link. Padahal, ada gambar yang gagal ter-load sehingga audiens tidak bisa mengkliknya.

Baca Juga: 20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly [Panduan Terbaru 2021]

4. Miro: Membangun Loyalitas Pelanggan

Setelah menyusun konten untuk Hot Traffic, apakah tugas blog sudah selesai? Tentu saja tidak. Mari tengok apa yang Miro lakukan.

Sebagai info, Miro adalah penyedia virtual whiteboard untuk membantu membuat mind-mapping dan kolaborasi dengan tim. 

Salah satu daya tarik Miro yaitu mereka tidak meninggalkan pelanggannya setelah transaksi terjadi. Sebaliknya, Miro menjadikan blognya sumber inspirasi sehingga pelanggan tahu apa saja yang bisa dilakukan dengan Miro.

strategi content marketing Miro

Tentunya, upaya Miro ini mampu membangun loyalitas pelanggan. Pasalnya, segala informasi yang pelanggan butuhkan terkait penggunaan produk bisa ditemukan di blog.

Mari coba contek strategi Content Marketing yang Miro lakukan:

  • Menyediakan berbagai pilihan menu sesuai topik konten (Product Development, Agile Management, Customer Stories, dll);
  • Mengangkat topik-topik yang berkaitan langsung dengan penggunaan Miro;
  • Membuat konten dengan sasaran audiens yang jelas. Mulai dari pengguna baru, level startups, dsb;
  • Memberikan ilustrasi pendukung yang memudahkan pemahaman audiens;
  • Menyajikan berbagai pengalaman pengguna terkait manfaat Miro;
  • Memberikan rekomendasi bacaan di setiap konten.

Hasil dari Strategi Content Marketing Blog Miro

Tentunya, performa blog Miro agak unik. Kemungkinan karena spesifik menyediakan konten yang menyasar pelanggan, traffic blog Miro memang tidak seramai bisnis lainnya.

Grafik performa blog Miro

Meski begitu, jangan mengukur kesuksesan blog dari traffic saja. Sebab, lewat blognya Miro tidak hanya berupaya menjaring calon pelanggan, tapi mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Faktanya, 75% konsumen mengharapkan suatu brand mampu membantu mereka dalam menuntaskan masalah. Dan lewat konten-konten blognya, Miro menginspirasi pelanggan untuk menyelesaikan masalah dengan produk mereka.

Tak heran, Miro berhasil membangun loyalitas konsumen dan bahkan sudah menjaring lebih dari 20 juta pengguna. Bahkan di tahun 2021, Miro menyabet beberapa penghargaan sekaligus dari G2 Best Software Award:

  • #1 Fastest Growing Product;
  • #2 Remote Work Product;
  • TOP 100 Global Sellers;
  • TOP 100 Highest Satisfaction.

Celah Blog yang Bisa Diperbaiki

Untuk memperkuat loyalitas pelanggan, Miro bisa memperbaiki beberapa celah ini pada blognya:

  • Menyediakan kolom komentar untuk mendengar feedback audiens;
  • Memberikan social sharing button sehingga pelanggan mudah membagikan konten ke media sosial;
  • Memajang social proof seperti testimoni positif untuk memperkuat konten.

Baca Juga: Customer Retention: 11 Strategi Jitu Meningkatkan Profit

5. Jasa Kurir YZ: Mengapa Traffic Anjlok Meski Sudah Rajin Posting?

Beda dari contoh-contoh sebelumnya, sekarang Anda akan mengetahui dampak jika strategi blogging kurang tepat. Mari lihat blog dari sebuah layanan kurir YZ. Startup ini melayani pengiriman barang online dari berbagai e-commerce.

Membuat blog di tahun 2019, sepertinya jasa pengiriman YZ ingin memfokuskan blognya untuk promosi fitur layanan. Seperti cek ongkir hingga cek resi.

Strategi content marketing blog Jasa Kurir YZ

Lalu, apa sajakah upaya Content Marketing yang YZ lakukan? Ini di antaranya:

  • Mengincar keyword dengan volume pencarian rendah hingga medium, yaitu 1000 ke atas;
  • Membuat konten relevan yang berhubungan dengan lifestyle dan bisnis;
  • Memilih topik yang sedang ngehits. Seperti jam tangan pria, action camera, body scrub, dll;
  • Konsisten menerbitkan sekitar satu artikel per hari;
  • Menerapkan strategi SEO;
  • Memperkenalkan fitur pengiriman YZ di setiap akhir artikel.

Hasil dari Strategi Content Marketing Blog Jasa Kurir YZ

Secara garis besar, blog Jasa Kurir YZ sebenarnya bagus. Selama dua tahun terakhir, blog YZ terus bertumbuh. Baik dari segi konten maupun traffic.

Selain itu, banyak artikelnya menyabet peringkat pertama di halaman Google dan mendapatkan featured snippet.

Featured snippet merupakan cuplikan artikel yang tayang di bagian paling atas halaman pencarian. Sehingga, blog atau artikel mendapatkan eksposur lebih dan punya potensi besar untuk diklik.

Traffic blog Jasa Kurir YZ anjlok

Sayangnya, traffic blog YZ menurun tajam sejak bulan Mei 2021. Padahal, YZ sudah konsisten menerbitkan konten. Kira-kira, apa penyebabnya?

Celah Blog yang Bisa Diperbaiki

Ada banyak kemungkinan yang menyebabkan traffic blog YZ anjlok. Berikut analisa kami:

  • User Experience di blog kurang nyaman

Bagi pengunjung yang datang langsung ke blog YZ, kemungkinan agak sulit dalam menavigasi. Pasalnya, tidak ada menu navigasi atau kategori sehingga beragam topik konten saling tumpang tindih.

User Experience blog YZ kurang nyaman

Bukan itu saja, proporsi konten dengan gambar pada blog juga tidak seimbang. Visual cukup jumbo, sedangkan paragraf-paragrafnya terlalu mini. Alhasil, mata pembaca jadi mudah lelah dan informasi pun sulit ditangkap.

Tentunya, user experience ini sangat berdampak bagi traffic. Buktinya, 88% orang ogah balik ke situs web tertentu setelah pengalaman pengguna yang buruk.

Proporsi gambar dengan tulisan tidak simbang

Baca Juga: 9+ Website Layout Terbaik untuk Tingkatkan Konversi & User Experience

  • Performa SEO blog menurun

Performa SEO web cukup berpengaruh bagi keberhasilan blog. Faktanya, halaman pencarian Google mampu menyumbang 59,2% traffic blog.

Nah menurut pantauan Ahrefs, banyak konten blog YZ yang mengalami penurunan pada performa SEO. Ini terlihat dari  melimpahnya artikel blog XY yang rankingnya merosot setiap hari.

Performa SEO Blog YZ menurun

Selain itu, YZ juga kehilangan puluhan backlink dari berbagai guest blog. Artinya, tautan-tautan untuk melempar audiens ke blog YZ jauh berkurang.

Padahal, link building atau kegiatan untuk mendapat link dari website lain cukup berpengaruh pada reputasi, kredibilitas, serta potensi traffic blog.

Blog YZ kehilangan banyak backlink

Baca Juga: Belajar SEO Terbaru untuk Pemula (Update 2021)

  • Konten kalah saing dengan blog tetangga

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, salah satu penyebab merosotnya ranking konten blog YZ bisa jadi karena kalah saing. 

Nah sebelum membahas alasannya, sebaiknya Anda tahu definisi konten yang bagus. Artikel berkualitas pasti original, masuk akal, bermanfaat, dan enak dibaca. Kehilangan satu elemen saja, kualitas konten akan turun.

Mari kita ambil contoh salah satu artikel blog YZ yang penurunannya paling tajam, yaitu: 11 Usaha yang Dibutuhkan Orang Setiap Hari, Modal Kecil Loh! Menurut Ahrefs, ranking konten ini anjlok dari posisi dari 6 ke 36.

Konten Blog YZ kalah saing dengan tetangga

Kami  pun membandingkan konten tersebut dengan artikel tetangga yang ranking tiga ke atas: 11 Peluang Usaha yang Belum Banyak Pesaing. Tertarik?; 46 Usaha Rumahan Modal Kecil yang Menguntungkan; 9 Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing.

Rupanya, ide dalam artikel dari blog Kurir YZ  sebagian besar sudah dibahas oleh blog tetangga. Alhasil, nilai unik konten pun jadi kurang.

Kemudian, YZ juga kalah saing di banyak keyword. Meskipun kata kunci utamanya sama-sama ‘contoh usaha modal kecil yang belum banyak pesaing’, YZ tidak memakai keyword pendukung yang potensial. Seperti ‘usaha yang belum ada’, ‘usaha yang masih jarang tapi menguntungkan’, dll.

Padahal, jika YZ memasukkan dan mengulas topik yang berhubungan dengan keyword pendukung ini, kemungkinan konten akan memberi value atau manfaat lebih ke artikel tersebut. Sehingga, audiens pun lebih terbantu dan berpotensi menganggap blog sebagai sumber informasi terbaik.

Dari sisi teknis, keyword pendukung juga punya volume tersendiri. Sebab, tidak semua orang mencari info dengan kata kunci utama. Itu artinya, memasukkan keyword pendukung memungkinkan blog menangkap lebih banyak traffic.

Meski begitu, penyebab anjloknya traffic bukanlah konten saja. Tapi juga faktor lainnya seperti: umur domain, perubahan algoritma Google, struktur website, kecepatan halaman web,dan sebagainya.

This image has an empty alt attribute; its file name is banner-download-ebook-mitos-seo.jpg

Yuk Dongkrak Performa Blog dengan Strategi Content Marketing yang Tepat!

Sekarang, Anda sudah memahami bahwa ternyata blog memang penting untuk bisnis. Apalagi, fungsi blog cukup fleksibel sehingga mampu menjangkau audiens mulai dari Cold Traffic hingga Hot Traffic.

Walau begitu, supaya blog berhasil Anda perlu paham strategi Content Marketing yang tepat.

Dari pengalaman berbagai perusahaan ternama di atas, Anda bisa melakukan berbagai trik Strategi Content Marketing berikut:

Strategi Content Marketing Agar Blog Efektif

Identifikasi Audiens Design Blog Tampilan dan Value Konten Conversion Rates
Fokuskan target audiens yang ingin Anda jangkau; Letakkan halaman blog ke dalam Sub-directory website. Contoh: https://www.niagahoster.co.id/blog/

Buat konten-konten unik yang topiknya relevan dengan bisnis Anda sekaligus bermanfaat bagi audiens;

Pasang tombol CTA yang menarik dan sesuai identitas brand;
Pahami masalah yang target audiens hadapi; Desain blog yang memanjakan user experience dan SEO-friendly; Terapkan prinsip SEO dalam membuat artikel; Sediakan kolom komentar dan social sharing button untuk memudahkan distribusi konten;
Tentukan tujuan blog Anda. Sediakan navigasi yang mudah digunakan. Sajikan konten dengan tipografi yang tepat; Berikan rekomendasi bacaan lainnya di blog;
  Lengkapi konten dengan ilustrasi pendukung; Posting artikel secara teratur dan konsisten;
  Lakukan audit konten untuk memperbarui informasi pada konten yang sudah lawas. Perkuat blog dengan performa SEO web yang oke.

Nah, itu dia PR Anda selanjutnya agar blog berdampak positif bagi perkembangan bisnis. Dengan melakukan strategi Content Marketing yang tepat, blog berpotensi mendatangkan sukses. Kalau kata Bill Gates sih:

“Strategi yang buruk akan gagal, tidak peduli seberapa bagus informasimu. Dan eksekusi yang lemah akan menghalangi strategi yang baik. Jika kamu melakukan cukup banyak hal dengan buruk, kamu akan gulung tikar.”

Pastinya Anda ogah melakukan strategi blogging yang sia-sia, bukan? Tenang, kami akan menuntun Anda supaya blog kaya akan traffic dan mampu mendatangkan cuan. Yuk curi ilmunya lewat e-book berikut!

via Niagahoster